Berita

Barang bukti berupa 381 pcs cartridge vape berisi etomidate. (Foto: Humas Polri)

Presisi

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 23:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri gagalkan peredaran 381 pcs cartridge vape berisi etomidate yang rencananya akan dikirim ke wilayah Kampung Ambon, Jakarta Barat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan awal mula pengungkapan saat timnya tengah melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan pemeriksaan terhadap Bus NPM di pelabuhan.

Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan Nur Muhammad Iskandarsyah seorang penumpang yang kedapatan membawa 1 tas berisikan 381 pcs diduga narkotika etomidate dengan tujuan Kampung Ambon Jakarta Barat.


Nur diamankan dan tim melakukan pengembangan, lalu pada akhirnya berhasil mengamankan seseorang lainnya bernama Jhony Pentury di Terminal Kalideres, Jakarta Barat di hari yang sama sekira pukul 23.00 WIB.

Johny Pentury berperan sebagai penerima ratusan cartridge vape etomidate setibanya di Jakarta.

Setelah ditelusuri, cartridge vape etomidate merupakan hasil transaksi antar narapidana atau napi yang satu di antaranya adalah pecatan anggota polisi.

"Dari hasil interogasi diperoleh keterangan bahwa etomidate diperoleh dari napi di Lapas Batam bernama Sekal Syahzuardi (mantan anggota Polri yang sudah di PTDH 2025 kasus Narkoba) dan etomidate tersebut adalah pesanan dari narapidana Selo (napi lapas Wanita)," kata Eko dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kini, penyidik tengah melakukan pengujian atas barang bukti yang diamankan tersebut dan terhadap para tersangka dilakukan pengembangan.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya