Berita

Ilustrasi (Gambar: Imagined by Babbe)

Bisnis

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 13:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan sukses menyerap dana Rp34 triliun, atau sekitar 40,1 persen dari total penawaran masuk sebesar Rp84,7566 triliun, pada lelang Surat Utang Negara (SUN) baru-baru ini. 

Dikutipdari laman DJPPR, Kamis 20 Agustus 2026, lelang bersistem Bank Indonesia dengan tanggal setelmen 20 Agustus 2026 ini menawarkan tiga seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) berkonsep diskonto dan enam seri Fixed Rate (FR) berstatus reopening.

Untuk instrumen jangka pendek, penawaran masuk tercatat sebesar Rp670 miliar untuk seri SPN01260919 dan Rp2,425 triliun untuk SPN03261118 yang keduanya merupakan penerbitan baru. 


Sementara itu, SPN12270805 yang berstatus penerbitan kembali meraup penawaran Rp8,632 triliun, menjadikannya penyumbang penawaran terbesar ketiga dalam lelang ini.

Penawaran tertinggi didominasi oleh seri FR0110 sebesar Rp37,6497 triliun. Dari seri ini, pemerintah memenangkan Rp12,8 triliun dengan yield tertimbang 7,00788 persen, kupon 7,125 persen, jatuh tempo 15 Mei 2032, dan bid-to-cover ratio 2,94 kali. 

Posisi kedua ditempati FR0108 dengan total penawaran Rp16,1874 triliun, di mana pemerintah memenangkan Rp10,3 triliun (yield 7,10992 persen, kupon 6,5 persen, jatuh tempo 15 April 2036, rasio 1,57 kali).

Selanjutnya, pemerintah menyerap Rp4,85 triliun dari FR0107 (yield 7,24998 persen, kupon 7,125 persen, jatuh tempo 15 Agustus 2045, rasio 1,44 kali) dan menyerap Rp4,75 triliun dari FR0106 (yield 7,24 persen, kupon 7,125 persen, jatuh tempo 15 Agustus 2040, rasio 1,66 kali). 

Terakhir, seri FR0102 dimenangkan sebesar Rp850 miliar (yield 7,29987 persen, kupon 6,875 persen, jatuh tempo 15 Juli 2054, rasio 2,83 kali), dan FR0105 dimenangkan Rp450 miliar (yield 7,29746 persen, kupon 6,875 persen, jatuh tempo 15 Juli 2064) yang sukses membukukan rasio tertinggi di kelasnya sebesar 4,28 kali.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya