Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Bisnis

Kolaborasi IPB University dan Jerman

Genjot Pertumbuhan Ekonomi Lewat Percepatan Transisi Energi

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 05:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

IPB University bersama Pemerintah Jerman dan sejumlah mitra pemerintah memperkuat kolaborasi untuk mempercepat transisi energi yang berkelanjutan, berkeadilan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi. 

Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan resmi Federal Minister for Economic Cooperation and Development of Germany atau Bundesministerium für wirtschaftliche Zusammenarbeit und Entwicklung (BMZ), Reem Alabali Radovan, ke IPB University, Selasa, 18 Agustus 2026, yang dirangkai dengan kuliah tamu bertema Global Energy Transition dan peresmian fasilitas solar cold storage.

Rektor Dr Alim Setiawan Slamet, menyambut dukungan Pemerintah Jerman melalui Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) dalam pengembangan fasilitas solar cold storage di IPB University. Ia mengatakan transisi energi membutuhkan riset, inovasi, pendidikan, serta kolaborasi internasional.


“Transisi energi dan keberlanjutan sangat relevan dengan misi dan prioritas strategis IPB University. Melalui kerangka Agromaritim 5.0, kami berupaya menghubungkan riset dan inovasi dengan pendidikan serta pembangunan masyarakat untuk menciptakan dampak yang berarti bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Dr Alim dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 19 Agustus 2026.

Fasilitas solar cold storage juga akan menjadi laboratorium hidup bagi peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk mengembangkan riset energi bersih dan teknologi pascapanen di wilayah tropis.

Reem Alabali Radovan dalam kuliah umum menegaskan peran penting generasi muda dalam menghadapi krisis iklim dan mendorong transisi energi.

“Anak muda bukan sekadar penerima kebijakan kami. Kalian adalah agen perubahan. Kalian adalah orang-orang yang perlu mengubah keadaan untuk kita semua,” ujar Reem.

Ia mengatakan bahwa perubahan iklim sudah dirasakan di banyak negara. Namun, negara-negara di Global South mengalami dampak yang lebih parah, meskipun mereka menyumbang lebih sedikit terhadap penyebab perubahan iklim.

Reem juga menyoroti fasilitas solar cold storage yang memanfaatkan energi matahari untuk mendinginkan dan membekukan produk pertanian.

“Cold storage ini menciptakan tiga manfaat sekaligus. Pertama, mempercepat transisi energi Indonesia. Kedua, memperkuat rantai pasok pangan dalam negeri. Ketiga, menciptakan lapangan kerja lokal,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas), Febrian Alphyanto Ruddyard, menegaskan, transisi energi harus memastikan energi tetap tersedia dan terjangkau, industri tetap kompetitif, serta perekonomian terus tumbuh. Pemerintah juga menargetkan emisi nol bersih pada 2060 atau lebih cepat.

Ia menekankan transisi energi harus disertai diversifikasi ekonomi, peningkatan keterampilan, lapangan kerja hijau, perlindungan sosial, dan investasi di wilayah terdampak.

Direktur Energi Terbarukan, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tony Susandy, menilai solar cold storage IPB University menjadi contoh konkret pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung ketahanan pangan dan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Fasilitas solar cold storage ini adalah contoh konkret bagaimana transisi energi, ketahanan pangan, inovasi teknologi, dan kerja sama internasional dapat bersatu untuk menciptakan solusi praktis,” ujar Tony.

Fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama IPB University dan Kementerian ESDM melalui proyek Tri-Chamber Solar-PV Cold Storage yang diimplementasikan GIZ. Tony berharap model tersebut dapat direplikasi di berbagai wilayah, terutama daerah yang masih memiliki keterbatasan akses listrik andal dan infrastruktur rantai dingin.  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya