Berita

Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto (tengah). (Foto: Humas PU)

Nusantara

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 02:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kepedulian antarsesama. 

Rangkaian peringatan di Jakarta menghadirkan kesenian rakyat, budaya Nusantara, dan pesan kebangsaan. Pada momentum yang sama, semangat kemerdekaan juga diwujudkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui kerja nyata bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Rangkaian karnaval diawali dengan lagu Indonesia Raya dan Pagelaran Sabang-Merauke yang menampilkan musik serta gerak tari dari berbagai daerah, menggambarkan kekayaan budaya Nusantara yang tumbuh dalam satu semangat kebangsaan.


Kementerian PU turut mengambil bagian melalui truk karnaval yang bergabung dalam satu kendaraan bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta BP Tapera. Kehadiran kendaraan tersebut menjadi media untuk membawa pesan persatuan, gotong royong, serta kerja pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Bagi Kementerian PU, momentum kemerdekaan menjadi pengingat bahwa pembangunan harus selalu berorientasi pada kepentingan rakyat. 

“Kami akan terus berupaya mengalokasikan anggaran secara optimal agar pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat tetap dapat berjalan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Semangat yang sama tercermin dalam penanganan dampak gempa di NTT. Dalam momentum peringatan kemerdekaan, Menteri PU Dody Hanggodo berada di NTT untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penanganan infrastruktur berjalan cepat dan terkoordinasi. 

Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT juga mengerahkan personel dan peralatan untuk membantu membuka kembali akses yang terdampak longsor maupun kerusakan badan jalan.

Apri menegaskan bahwa kehadiran infrastruktur harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk pada masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. 

“Kami berupaya untuk membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Apri.

Kehadiran Menteri PU dan jajaran di NTT menjadi bagian penting dari makna kemerdekaan tahun ini. 

Di tengah rangkaian kegiatan kebangsaan di Jakarta, pelayanan publik dan perhatian kepada masyarakat terdampak bencana tetap menjadi prioritas. Kepedulian, gotong royong, dan kehadiran negara menjadi wujud konkret semangat persatuan.

Di lingkungan Kementerian PU, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI juga diisi kegiatan yang menghubungkan kebersamaan dengan kerja nyata, antara lain Gerakan Irigasi Bersih, pengecatan marka jalan nasional, sosialisasi kebersihan lingkungan, serta edukasi hidup bersih di Sekolah Rakyat melalui unit-unit teknis Kementerian PU.

Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat gotong royong sekaligus meneguhkan tugas pelayanan kepada masyarakat. Infrastruktur yang dibangun Kementerian PU merupakan bagian dari upaya menghadirkan konektivitas, ketahanan, dan kualitas hidup yang lebih baik.

Melalui partisipasi dalam karnaval budaya Nusantara di Jakarta dan kerja penanganan bencana di NTT, Kementerian PU membawa satu pesan yang sama: kemerdekaan dirawat melalui persatuan dan diisi dengan kerja nyata. Optimisme terhadap masa depan Indonesia tumbuh dari kebersamaan, kepedulian, dan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya