Berita

Kemensos sasar Sekolah Rakyat ke wilayah 3T. (Foto: Dok. Kemensos)

Pemerintahan

Sasar Wilayah 3T, Wamensos Ingin Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Sumba Timur

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 20:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono berharap pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), segera direalisasikan.

Menurut Agus Jabo, wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi harus menjadi prioritas pembangunan Sekolah Rakyat.

Hal itu disampaikan Agus Jabo saat menerima audiensi Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.


Sumba Timur sebelumnya mengajukan lahan seluas 10 hektare di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Hasil survei Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan lahan tersebut memenuhi syarat, dengan dua catatan yakni penyelesaian dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dan pelebaran akses jalan.

“Jadi saya berharap betul Sumba Timur bisa, karena Sumba Barat sudah masuk ini, ya Sumba Timur bisa ikut. Kalau kemudian tadi syaratnya masih kurang dua, satu pelebaran jalan sama satunya PKKPR itu beres, ya sudah,” kata Agus Jabo.

Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menyatakan siap melengkapi persyaratan tersebut. Menurutnya, akses menuju lahan sudah tersedia dan pemerintah daerah siap melakukan pelebaran jalan.

Ia juga memastikan lokasi tersebut strategis karena telah dilintasi jaringan air bersih dan listrik.

Umbu menyebut angka kemiskinan di Sumba Timur masih sekitar 25 persen, sedangkan kemiskinan ekstrem mencapai 18 persen. Karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat dinilai penting untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memutus transmisi kemiskinan antargenerasi.

“Kami salah satu kabupaten yang masuk kategori 3T, salah satu kabupaten di NTT dari 22 kabupaten. Kategori 3T ini memang sesuatu yang masih kami upayakan di daerah supaya paling tidak angka-angka perbaikan di tingkat masyarakat juga bisa kita optimalkan,” ujarnya.

Agus Jabo menegaskan pengentasan kemiskinan menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo Subianto. Sekolah Rakyat merupakan salah satu program yang diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.

“Nah, Sekolah Rakyat itu dibuat dalam rangka pengentasan kemiskinan, jadi Pak Presiden ingin memutus transmisi kemiskinan antargenerasi,” ujar Agus Jabo.

Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Peserta didik tidak mendaftar secara mandiri, tetapi dijangkau berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Jadi kan sekarang kita sudah punya data tunggal, dari data tunggal itu kemudian kita bentuk tim, tim itu yang kemudian akan ground check,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya