Berita

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Nusantara

Flores Diguncang 3.055 Gempa Susulan, Paling Besar Magnitudo 6,2

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 20:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hingga kini wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah diguncang ribuan kali gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani menyampaikan, ribuan aktivitas tektonik susulan tersebut terekam hingga pukul 17.00 WITA, Rabu, 19 Agustus 2026.

Dari total ribuan guncangan itu, sebanyak 88 gempa di antaranya dilaporkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


"Jumlah gempa susulan sampai dengan jam 5 sore hari ini adalah 3.055 kejadian. Gempa susulan terbesar magnitudo 6,2 dan yang terkecil magnitudo 1,1. Yang dirasakan oleh masyarakat ada 88 gempa," ujar Teuku Faisal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Faisal mengimbau warga agar tidak terlalu panik berlebihan melihat tingginya angka rentetan gempa tersebut. Ia menekankan pentingnya pemahaman publik mengenai fenomena peluruhan energi (decay) pascagempa utama yang berkekuatan besar.

Mengingat guncangan awal berada pada magnitudo 7,7, proses peluruhan energi di sesar aktif Flores diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam kurun waktu tiga hingga empat pekan mendatang.

"Peluruhannya memerlukan waktu kurang lebih 3 sampai 4 minggu ke depan. Informasi ini penting agar masyarakat tidak diliputi kekhawatiran berlebihan," jelasnya.

Lebih lanjut, Faisal menyebut fokus BMKG tidak sebatas memperbarui data kegempaan, tetapi juga memastikan rasa aman dan kepastian keselamatan bagi para warga yang kini berada di titik-titik pengungsian.

"Bukan hanya informasi data yang kita butuhkan, tapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan ketenangan dan kepastian terkait keselamatan mereka di lokasi pengungsian," pungkas Teuku Faisal.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya