Berita

Dirtipid PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Nurul Azizah di Bareskrim Polri. (Foto: Divhumas Polri)

Presisi

Syekh Ahmad Al Misry Cabuli 5 Santri, Begini Modusnya

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 18:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bareskrim Polri terus memburu keberadaan tersangka Syekh Ahmad Al Misry (39) terkait kasus dugaan pencabulan terhadap lima orang santri, empat di antaranya masih di bawah umur.

Dalam beraksi, tersangka memberikan iming-iming akan memfasilitasi korban untuk bersekolah di Mesir.

"Korban 5 orang laki-laki yang mana terdiri dari 4 orang anak dan 1 laki-laki dewasa," kata Dirtipid PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Nurul Azizah di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Rabu 19 Agustus 2026.


Parahnya, Ahmad Al Misry memanfaatkan pengaruhnya sebagai guru mengaji guna mengeksploitasi para korban sejak tahun 2017-2025.

"Modus operandinya memberikan iming-iming kepada korban untuk difasilitasi melaksanakan kuliah atau sekolah di Mesir," kata Nurul.

Dalam menjalankan aksi bejatnya, Ahmad Al Misry melakukannya di berbagai kota di Indonesia, di antaranya Purbalingga, Sukabumi, Bandung, Jakarta. Pelaku juga melancarkan aksinya hingga Mesir.

Ahmad Al Misry telah ditetapkan sebagai tersangka sejak April 2026 dan masuk dalam daftar buronan.

Ahmad Al Misry dijerat dengan Pasal 415 huruf b dan atau Pasal 417 UU 1 / 2023 tentang KUHP, serta Pasal 6 huruf b UU 12/ 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp 300 juta.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya