Berita

Ilustrasi (Artiificial Inteligence)

Bisnis

IHSG Sesi I Merah, Sektor Energi Anjlok 1,35 Persen

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 12:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Rabu siang 19 Agustus 2026, di zona merah. 

IHSG turun 0,60 persen atau 38,634 poin ke level 6.411,196.

Sepanjang sesi perdagangan pagi, IHSG bergerak fluktuatif dengan mencatat level tertinggi di 6.490 dan terendah di 6.373, setelah dibuka pada posisi 6.449.


Tekanan terutama terlihat pada mayoritas indeks sektoral. Sektor energi (IDXENERGY) menjadi salah satu yang mengalami penurunan cukup dalam dengan terkoreksi 1,35 persen. 

Sektor barang baku (IDXBASIC) turun 0,86 persen, sektor perindustrian (IDXINDUST) melemah 0,26 persen, dan sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) turun 0,30 persen.

Pelemahan juga terjadi pada sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) sebesar 0,72 persen, sektor kesehatan (IDXHEALTH) 0,60 persen, sektor keuangan (IDXFINANCE) 0,52 persen, sektor teknologi (IDXTECHNO) 0,44 persen, serta sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) 0,55 persen.

Sebaliknya, sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menjadi penopang dengan menguat 1,51 persen. Sektor infrastruktur (IDXINFRA) juga naik 0,82 persen.

Dari pergerakan saham, sebanyak 233 saham tercatat menguat, sementara 361 saham melemah dan 191 saham stagnan. Saham INET, KIJA, dan ISAT menjadi tiga emiten dengan nilai transaksi terbesar.

Sejumlah saham mencatat tekanan cukup signifikan. 

Fast Food Indonesia (FAST) turun 74 poin atau 13,96 persen ke level 456. Asri Karya Lestari (ASLI) melemah 22 poin atau 8,40 persen ke 240, sedangkan Dana Brata Luhur (TEBE) terkoreksi 135 poin atau 7,87 persen menjadi 1.580. Krida Jaringan Nusantara (KJEN) juga turun 14 poin atau 7,82 persen ke level 165.

Aktivitas perdagangan hingga jeda siang mencapai 1.309.140 kali transaksi, dengan volume 21,435 miliar saham dan nilai transaksi Rp7,348 triliun.

Sejumlah indeks utama turut bergerak melemah. Indeks LQ45 turun 0,29 persen ke 629,172, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) terkoreksi 0,69 persen ke 381,451. IDX30 melemah 0,22 persen ke 351,706 dan MNC36 turun 0,29 persen ke level 272,124.

Di pasar valuta asing, Rupiah justru bergerak menguat. 

Mengutip data Bloomberg, pada pukul 12.00 WIB, Rupiah menguat 24 poin atau 0,13 persen ke level Rp17.838 per Dolar AS. 


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya