Berita

Universitas Mercu Buana (UMB) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Bank Sampah Anggrek Ceria RW 05, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Foto: Dok Univ Mercu Buana)

Nusantara

UMB Dorong Bank Sampah Anggrek Ceria Tingkatkan Nilai Ekonomi dan Pengelolaan Sampah

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 10:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Universitas Mercu Buana (UMB) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui skema Hibah Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.

Program tersebut menyasar Bank Sampah Anggrek Ceria di RW 05, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, dengan fokus pada penguatan produksi, manajemen, dan pemasaran. 

Mengusung tema "Kelola Sampah, Tabung Manfaat", program ini melibatkan pengurus dan anggota Bank Sampah Anggrek Ceria sebagai mitra utama.


"Pertengahan Juli kemarin, kami melakukan kegiatan PkM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya dan dorongan Pemerintah kepada perguruan tinggi untuk tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi teknologi dan penguatan kapasitas masyarakat," kata Ketua Tim Pelaksana PkM, Ririn Wulandari dari Program Studi Magister Manajemen, dalam keterangan resmi, Rabu 19 Agustus 2026.

Ririn menjelaskan, pengelolaan sampah perlu dipandang bukan hanya sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai peluang untuk meningkatkan pemberdayaan dan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan bank sampah perlu didukung pengetahuan, teknologi, manajemen, dan strategi pemasaran yang memadai. Dengan demikian, sampah dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Bank Sampah juga mendorong terciptanya manajemen yang efisien dan efektif melalui dihadirkannya Sistem Bank Sampah secara real time," ujar Ririn.

Sistem tersebut dirancang untuk mempermudah dan mempercepat pengelolaan bank sampah. Nasabah juga dapat mengakses informasi transaksi dan saldo tabungan secara real time melalui telepon seluler masing-masing.

Sementara itu, Agus Budi Setyawan dari Program Studi Desain Produk mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat 16-17 Juli 2026 tersebut juga mendorong pemanfaatan botol plastik bekas menjadi produk bernilai tambah.

Botol plastik bekas dapat diolah menjadi filamen yang kemudian digunakan untuk mencetak berbagai produk, termasuk suvenir.

Dalam program ini, pengurus dan nasabah Bank Sampah Anggrek Ceria mendapatkan paket sistem, pelatihan, serta pendampingan pengelolaan bank sampah secara real time. Mereka juga mendapat pelatihan pengelolaan sampah secara efisien dengan dukungan alat pres manual.

Selain itu, peserta memperoleh pelatihan dan seperangkat peralatan untuk membuat produk bernilai tambah dari botol plastik bekas, pelatihan strategi pemasaran, bahan-bahan produksi, serta mentoring.

"Dengan demikian, berbagai pelatihan dan peralatan teknologi yang diberikan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai fasilitas, tetapi dapat dimanfaatkan secara produktif secara berkelanjutan," kata Nur Kholisoh dari Program Studi Ilmu Komunikasi.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya