Berita

Layanan Prima Peserta Pensiun ASABRI di perbatasan Indonesia-Filipina. (Foto: Humas ASABRI)

Nusantara

ASABRI Berikan Layanan Prima Peserta Pensiun hingga Perbatasan

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 05:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT ASABRI (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan prima bagi seluruh peserta, termasuk peserta yang berada di wilayah perbatasan Indonesia. 

Melalui Program Layanan Kunjungan Penerima Pensiun (LKPP), ASABRI hadir secara langsung menyapa para peserta pensiun yang tinggal di kawasan perbatasan Indonesia-Filipina, tepatnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.

Meski berada di wilayah dengan tantangan geografis yang cukup besar, para peserta pensiun yang tinggal di wilayah tersebut tetap menjalani masa purna tugas dengan semangat.


Kehadiran ASABRI melalui Program LKPP ini menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan dalam memastikan peserta memperoleh haknya sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kunjungan ini, ASABRI tidak hanya memberikan layanan secara administrasi, namun juga memastikan ketepatan dan kelancaran pembayaran hak peserta secara langsung, dengan membangun komunikasi yang lebih erat dengan para pensiunan yang ada di wilayah tersebut. 

Interaksi secara langsung menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi, memahami kebutuhan peserta, sekaligus memastikan setiap manfaat yang menjadi hak peserta dapat diterima dengan baik sesuai prinsip 5 T (Tepat Waktu, Tepat Orang, Tepat Jumlah, Tepat Alamat, dan Tertib Administrasi).

Dalam pelaksanaan Program LKPP di Kabupaten Kepulauan Sangihe, tim ASABRI mengunjungi sejumlah peserta dengan berbagai kondisi yang memerlukan perhatian khusus sesuai dengan kriteria peserta yang dilakukan LKPP, di antaranya:

1. Ny. Vidi Aramana, penerima manfaat pensiun janda berusia di bawah 45 tahun (Istri dari alm. Sertu Anthonius Luthe).

2. Ny. Febrianti Ponto, penerima manfaat pensiun janda berusia di bawah 45 tahun (istri dari alm. Brigadir Eka indra Proklajaya Macpal).

3. Angelique Sindar, penerima manfaat pensiun yatim piatu yang masih berstatus mahasiswa (anak dari alm PNS AL Leonard Sindar).

4. Bapak Nicodemus Mirontoneng, penerima manfaat pensiun duda (suami dari almh. Aipda Dian Ekawaty Medea).

5. Bapak J. Kidding Kallungan, pensiunan Polri lanjut usia yang belum melaporkan Surat Pernyataan Tanda Bukti Diri (SPTB).

6. Bapak Dantje Tatengkeng, pensiunan TNI Angkatan Laut yang telah lanjut usia dan sedang dalam kondisi sakit sehingga belum dapat menyampaikan SPTB.

Melalui kunjungan tersebut, ASABRI memastikan setiap peserta memperoleh pendampingan yang diperlukan, mulai dari verifikasi data, fasilitas pemenuhan administrasi, hingga edukasi mengenai hak dan kewajiban peserta. Pendekatan ini menjadi wujud kepedulian ASABRI dalam memberikan layanan yang lebih personal, khususnya bagi peserta dengan keterbatasan kondisi kesehatan, maupun penerima manfaat yang memerlukan perhatian khusus.

Kepala Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) Manado, Hasan, menyampaikan bahwa Program Layanan Kunjungan Penerima Pensiun (LKPP) merupakan wujud nyata komitmen ASABRI dalam menghadirkan layanan.

“Bagi ASABRI, setiap peserta memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan terbaik, di mana pun mereka berada. Melalui Program Layanan Kunjungan Penerima Pensiun, kami ingin memastikan bahwa peserta yang berada di wilayah perbatasan sekalipun tetap dapat merasakan kehadiran ASABRI secara langsung. Kegiatan ini bukan sekadar layanan administrasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, mendengarkan aspirasi peserta, serta memastikan hak-hak mereka terpenuhi dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.” ujar Hasan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami ingin memastikan bahwa kehadiran ASABRI benar-benar dirasakan oleh seluruh peserta. Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk kami jangkau, karena bagi ASABRI, setiap peserta adalah prioritas. Kami percaya bahwa pelayanan terbaik harus hadir hingga ke pelosok negeri sebagai wujud nyata kehadiran negara bagi para peserta yang telah mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara,” tutupnya.

Program LKPP ini juga mencerminkan komitmen ASABRI dalam menghadirkan layanan yang inklusif dan berkeadilan. Dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, ASABRI memastikan peserta, di mana pun berada, dapat merasakan kehadiran negara melalui layanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan peserta

Kepala Bidang Komunikasi Korporasi PT ASABRI (Persero), Kartika Rahmadayanti, menyampaikan bahwa Program Layanan Kunjungan Penerima Pensiun (LKPP) merupakan implementasi nyata komitmen ASABRI dalam memastikan setiap peserta memperoleh layanan yang setara tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berada di wilayah perbatasan dan daerah terluar Indonesia.

"Kami percaya bahwa setiap prajurit TNI, anggota Polri, dan ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri, serta para penerima manfaat yang telah mengabdikan diri kepada bangsa, berhak mendapatkan layanan terbaik tanpa memandang lokasi tempat tinggalnya. Inilah makna dari semangat Melayani Sepenuh Hati, yaitu memastikan negara hadir melalui layanan ASABRI bagi seluruh peserta, dari pusat hingga ke tapal batas negeri." Imbuh Kartika.

 Melalui Program LKPP, PT ASABRI (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perlindungan sosial yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta. Menjangkau wilayah perbatasan bukan sekadar menghadirkan layanan, tetapi juga memastikan bahwa peserta mendapatkan perhatian, ketepatan dan kepastian hak, serta kehadiran negara di setiap tahap kehidupannya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya