Berita

Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin. (Foto: PPID DKI)

Nusantara

Bus Antar-Jemput Gratis Siswa Disabilitas DKI Masuk 10 Besar Jakarta Innovation Award

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 19:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Layanan bus sekolah antar-jemput gratis bagi peserta didik penyandang disabilitas yang dikembangkan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta berhasil masuk dalam 10 besar nominasi Jakarta Innovation Award (JIA) 2026 yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta. Inovasi tersebut bernama SAPA DISA (Sistem Antar Jemput Peserta Didik Disabilitas).

SAPA DISA merupakan layanan Bus Sekolah Ramah Disabilitas yang menyediakan transportasi aman, nyaman, gratis, dan aksesibel bagi peserta didik penyandang disabilitas. 

Layanan menerapkan pola point-to-point, dengan menjemput peserta didik dari rumah atau titik yang disepakati bersama orang tua menuju sekolah, kemudian mengantarkannya kembali setelah kegiatan belajar selesai. 


Saat ini, layanan telah beroperasi secara berkelanjutan dengan melayani 9 Sekolah Luar Biasa (SLB) dan rata-rata sekitar 150 peserta didik setiap hari.

Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, masuknya SAPA DISA dalam 10 besar JIA 2026 menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Dishub untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi penyandang disabilitas.

“SAPA DISA lahir dari kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar menyediakan bus, tetapi memastikan peserta didik penyandang disabilitas memiliki akses mobilitas yang aman dan nyaman untuk bersekolah,” kata Budi, Selasa 18 Agustus 2026.

SAPA DISA didukung armada yang dilengkapi fasilitas aksesibilitas, seperti lift chair, sistem pengunci kursi roda (wheelchair restraint), guide block, handrail, lantai antiselip, tombol darurat, sabuk pengaman, CCTV, GPS, AC, serta sistem informasi visual dan audio. 

Bagi peserta didik, layanan tersebut tidak hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tetapi juga membantu mereka tiba di sekolah tepat waktu.

“Rasanya senang, petugasnya baik, terus bisa naik bus sekolah bareng teman-teman dan aku jadi enggak telat lagi,” ujar Azka, siswa SLB Pembina Tingkat Nasional.

Masuknya SAPA DISA dalam 10 besar JIA 2026 menjadi pengakuan atas inovasi pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat. 

Layanan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan sistem transportasi yang semakin inklusif serta mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota yang setara dan berkeadilan bagi seluruh anak.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan hanya karena keterbatasan akses transportasi,” pungkas Budi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya