Berita

Ketua DPR Puan Maharani (tengah). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Puan Maharani: NTT Tidak Sendirian

DPR Dikerahkan Bantu Korban Bencana
SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR memastikan terus bersinergi dengan pemerintah dalam mempercepat penanganan bencana yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, pimpinan dan sejumlah anggota DPR telah melakukan kunjungan ke NTT untuk berkoordinasi dengan pemerintah terkait penanganan bencana dan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Dua hari yang lalu DPR, Bu Sari, Pak Saan, Pak Cucun, pimpinan dan beberapa anggota DPR sudah melakukan kunjungan ke NTT untuk bersinergi dan berkoordinasi dengan wakil pemerintah atau para menteri yang melakukan kunjungan ke sana,” kata Puan saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 18 Agustus 2026. 


Puan menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh masyarakat NTT yang terdampak bencana. Ia menegaskan, DPR bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat akan bergotong royong memastikan bantuan segera disalurkan.

“Sekali lagi kami ingin menyampaikan duka cita yang mendalam kepada rakyat NTT atas bencana yang terjadi. Dan NTT tidak sendirian,” ujar politikus PDIP ini.

Menurutnya, DPR, pemerintah, unsur masyarakat, hingga partai politik akan bersinergi untuk mempercepat proses penanganan dan penyaluran bantuan bagi para korban.

“Insya Allah semuanya bergotong-royong untuk segera mempercepat proses atau mempercepat bantuan yang harus segera dilaksanakan di sana,” kata Puan.

Puan menambahkan, pemerintah juga akan mengirimkan sejumlah menteri ke NTT untuk memastikan penanganan bencana berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

DPR, kata Puan, juga telah berkoordinasi untuk menyiapkan bantuan berdasarkan kebutuhan yang telah diidentifikasi sebelumnya.

“Kami akan mengirimkan bantuan yang kemarin sudah dicek apa saja yang dibutuhkan,” pungkas Puan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya