Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham JARR dan PGUN Milik Haji Isam Bergerak Volatil di Sesi I

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), yang terafiliasi dengan pengusaha Syamsuddin Andi Arsyad alias Haji Isam, bergerak volatil pada sesi I perdagangan Selasa 18 Agustus 2026.

JARR merupakan emiten yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. Sementara PGUN menjalankan usaha di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit.

Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, pada perdagangan Selasa 18 Agustus 2026 hingga pukul 12.35 WIB, saham JARR sempat menyentuh level tertinggi Rp2.510. Adapun level terendahnya berada di Rp2.150, sebelum harga terakhir tercatat Rp2.010.


Harga terakhir JARR tersebut sama dengan level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada Jumat 14 Agustus 2026, JARR juga ditutup di level Rp2.010.

Artinya, JARR sempat mengalami kenaikan signifikan selama sesi I, tetapi penguatan tersebut tidak bertahan. Setelah mencapai Rp2.510, harga saham JARR kembali turun hingga Rp2.010 pada pukul 12.35 WIB.

Aktivitas perdagangan JARR juga cukup ramai. Hingga pukul 12.35 WIB, volume transaksi mencapai 37,18 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp90,49 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 12.828 kali.

Sementara itu, saham PGUN juga bergerak dengan rentang harga yang lebar pada sesi I.

Hingga pukul 12.07 WIB, PGUN sempat mencapai level tertinggi Rp9.175 dan menyentuh level terendah Rp8.600. Setelah itu, harga terakhir yang tercatat berada di Rp7.650.

Volume perdagangan PGUN hingga pukul 12.07 WIB mencapai 171.500 saham. Nilai transaksinya sekitar Rp1,56 miliar dengan frekuensi perdagangan sebanyak 331 kali.

Dengan demikian, PGUN juga mengalami pergerakan yang cukup tajam. Saham tersebut sempat diperdagangkan di Rp9.175 sebelum turun ke Rp7.650 pada saat data terakhir dicatat.

Pergerakan JARR dan PGUN terjadi ketika saham-saham yang terafiliasi dengan Haji Isam menjadi perhatian pasar. Salah satu sentimen yang beredar adalah rumor mengenai rencana akuisisi sekitar 62,2 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh Haji Isam.

Pada awal perdagangan Selasa 18 Agustus 2026, JARR dan PGUN juga sempat mencatat kenaikan signifikan. JARR sempat naik 19,90 persen ke Rp2.400, sedangkan PGUN menguat 15,69 persen ke Rp8.850 sekitar pukul 09.00 WIB.

Memasuki pertengahan sesi I, kedua saham kemudian bergerak turun dari level tertingginya. JARR yang sempat mencapai Rp2.510 kembali ke Rp2.010, sedangkan PGUN yang sempat menyentuh Rp9.175 berada di Rp7.650 pada pukul 12.07 WIB.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya