Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto. (Foto: RMOL)

Hukum

Patuhi Presiden, Ketua KPK Pastikan Kasus Bea Cukai Terus Dikembangkan

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 12:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto memastikan lembaga antirasuah terus mencermati penanganan perkara dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membersihkan Bea Cukai.

Setyo mengatakan, KPK menjadikan proses pembuktian, termasuk fakta-fakta yang muncul dalam persidangan, sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan perkara tersebut.

"Ya, kan pasti dari dasar pembuktian. Kita mencermati semua proses persidangan, ya," kata Setyo seperti dikutip RMOL, Selasa 18 Agustus 2026.


Menurut Setyo, KPK sebelumnya juga telah menyampaikan adanya pengembangan penyidikan dalam perkara Bea Cukai. Pengembangan tersebut masih terbuka untuk diperluas kepada pihak-pihak lain sepanjang penyidik menemukan alat bukti yang cukup.

"Tidak menutup kemungkinan bahwa pengembangan penyidikan itu masih akan berlanjut kepada yang lain," tegas Setyo.

Setyo menegaskan, arahan presiden tersebut sejalan dengan komitmen KPK untuk mengusut praktik korupsi di sektor kepabeanan secara tuntas. Namun, setiap langkah penindakan tetap harus berdasarkan hukum dan alat bukti.

"Tentunya berbasiskan atau berdasarkan alat bukti yang cukup," pungkas Setyo.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya