Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Logam Dunia Menguat, Harga Emas Naik 0,9 Persen

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 07:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga logam dunia menguat dengan emas memimpin kenaikan di tengah pelemahan Dolar AS dan menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. 

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut mendorong permintaan terhadap aset safe haven.

Emas spot naik 0,9 persen menjadi 4.417,24 Dolar AS per ons pada Selasa dini hari, 18 Agustus 2026 pukul 24.34 WIB. 


Sementara emas berjangka AS untuk kontrak Desember ditutup menguat 0,8 persen 4.473,70 ke Dolar AS per ons. 

Pelemahan Dolar AS menjadi salah satu penopang utama harga emas. Indeks DXY turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan dan mendekati level psikologis 100, sehingga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September juga turun menjadi sekitar 33 persen dari 51,2 persen sebulan sebelumnya, berdasarkan FedWatch Tool CME Group. Investor kini menunggu risalah pertemuan The Fed Juli yang akan dirilis Rabu untuk melihat arah kebijakan moneter selanjutnya.

Di pasar logam mulia lainnya, perak spot melonjak 2,1 persen menjadi 66,01 Dolar AS per ons. Platinum naik 1,3 persen ke 1.770,30 Dolar AS per ons, sedangkan paladium menguat 1,1 persen menjadi 1.326,92 Dolar AS per ons.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya