Berita

Layanan internet gratis di posko pengungsian korban gempa NTT. (Foto: Dokumentasi Telkom)

Nusantara

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 01:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk terus menghadirkan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satunya dengan membuka akses komunikasi dan internet di sejumlah lokasi pengungsian. 

Akses internet tersebut tersedia secara gratis dan dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa dikenakan biaya. Penyediaan akses internet darurat ini menjadi salah satu langkah TelkomGroup untuk mendukung kebutuhan komunikasi warga selama masa tanggap dan pemulihan.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno mengatakan dalam situasi bencana, kebutuhan untuk tetap terhubung menjadi semakin penting. 


“Baik bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun bagi kami sebagai petugas dan pihak yang terlibat dalam menjalankan penanganan di lapangan. Karena itu, TelkomGroup menghadirkan berbagai dukungan konektivitas di titik-titik strategis dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses komunikasi yang dapat diandalkan,” kata Nanang dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.

Sebagai bagian dari dukungan konektivitas di lapangan, Posko Siaga Bencana Telkomsel telah berdiri di beberapa lokasi, yakni Gelora Samador Maumere, GraPARI Maumere, dan Telkomsel Authorized Partner (TAP) Rajawali Maumere. Sementara itu, posko di Mbay Nagekeo, TAP Borong, dan TAP Ruteng, serta Kantor Wilayah Telkom di Flores dan sekitarnya, tengah dalam proses persiapan untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Di Posko Gelora Samador Maumere, Telkomsel juga menyediakan layanan IndiHome berkecepatan 200 Mbps dan Mesh WiFi secara gratis yang kini telah dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan di lokasi pengungsian. Akses tersebut salah satunya dimanfaatkan oleh Kepolisian Resor Sikka untuk menghadirkan hiburan bagi anak-anak melalui pemutaran film di posko pengungsian.

Selain penyediaan internet gratis di posko, TelkomGroup turut memberikan dukungan komunikasi melalui pemberian kartu perdana SIMPATI dan voucher kuota untuk masyarakat yang membutuhkan, serta Paket Darurat bagi pelanggan Telkomsel sebesar 3GB kuota, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1 dengan masa berlaku tujuh hari yang dapat diaktifkan melalui *888*20#. 

Berbagai layanan tersebut membantu masyarakat dan pelanggan tetap terhubung untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun memperoleh informasi yang dibutuhkan selama masa tanggap dan pemulihan bencana.

Untuk menghadirkan akses informasi penanganan di lapangan secara real-time, Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di 0800-111-9000 juga tersedia dan dapat diakses 24 jam secara bebas pulsa. Masyarakat dapat memanfaatkan hotline tersebut untuk memperoleh informasi dan perkembangan terkait kondisi layanan serta penanganan bencana.

TelkomGroup akan terus mendampingi masyarakat selama masa pemulihan dengan memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan, sekaligus memantau kondisi infrastruktur dan mempercepat perbaikan layanan untuk memastikan konektivitas digital dapat segera kembali optimal.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya