Berita

(Foto: Dok. BCA)

Bisnis

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Beri Solusi Investasi Emas Digital
SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 22:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT Pegadaian (Persero) meluncurkan layanan Tabungan Emas yang dapat diakses langsung di aplikasi myBCA dan myBCA versi web. 

Layanan baru ini menjadi wujud komitmen BCA untuk selalu memberikan solusi atas kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.

Peluncuran ini dihadiri langsung oleh jajaran manajemen kedua perusahaan, antara lain Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih, Direktur BCA Santoso, Direktur BCA Hendra Tanumihardja, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti, dan Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian (Persero), Yos Iman Jaya Dappu.


Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengungkapkan inovasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas digital yang mudah, aman dan praktis. 

Terlebih, instrumen emas menjadi salah satu aset investasi yang banyak diminati masyarakat Indonesia sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Mengacu pada laman resmi Pegadaian, harga Tabungan Emas per 13 Agustus 2026 tercatat senilai Rp26.030 per 0,01 gram. Nilai tersebut telah mengalami kenaikan lebih dari 30% dalam kurun waktu setahun.  

“Melalui myBCA, nasabah kini dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan emas secara digital dan real-time serta memantau riwayat transaksi dan portofolio dalam satu platform,” ujar John Kosasih dalam keterangan tertulis, Senin 17 Agustus 2026.

John menjelaskan layanan Tabungan Emas memungkinkan para nasabah untuk membuka rekening secara digital tanpa perlu mengunjungi kantor cabang melalui menu investasi di aplikasi myBCA maupun myBCA versi web.

Setelah rekening aktif, nasabah dapat melakukan pembelian maupun penjualan emas sesuai kebutuhan dengan proses transaksi yang berlangsung secara real-time. Seluruh aktivitas transaksi juga terdokumentasi sehingga dapat dipantau melalui fitur riwayat transaksi di myBCA maupun website.

“Kami percaya pengalaman panjang Pegadaian dalam menyediakan layanan investasi emas bagi masyarakat Indonesia menjadi solusi atas kebutuhan nasabah. Sementara itu, BCA memiliki ekosistem perbankan digital yang digunakan oleh jutaan nasabah setiap hari,” tambah John Kosasih.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti mengungkapkan harapannya agar sinergi BCA dan Pegadaian ini dapat menghadirkan inovasi serta akses finansial yang lebih mudah dan aman bagi Masyarakat.

“Kolaborasi strategis dengan BCA ini merupakan langkah nyata Pegadaian sebagai Bank Emas (Bullion Bank) pertama di Indonesia dalam memperluas jangkauan ekosistem emas ke masyarakat,” ujar Selfie.

Peluncuran layanan Tabungan Emas di myBCA ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BCA dalam menghadirkan solusi perbankan yang adaptif, inklusif, dan senantiasa relevan dengan perkembangan kebutuhan nasabah. 

Melalui penerapan konsep hybrid banking, BCA terus memperkuat transformasi digital guna memberikan kemudahan transaksi yang efisien, aman, dan praktis melalui ekosistem digital seperti myBCA, sembari tetap mempertahankan sentuhan pelayanan yang humanis di seluruh jaringan kantor cabang. 

Selaras dengan komitmen untuk memberikan layanan dan akses yang setara bagi seluruh segmen masyarakat, BCA terus melahirkan inovasi solutif yang mendorong inklusi keuangan serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya