Berita

Pelabuhan Marina Ancol, Jakarta Utara. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 15:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penghentian operasional pelabuhan sementara di kawasan Marina Ancol berpotensi menghilangkan pendapatan daerah sekitar Rp11 miliar.

Kondisi demikian menjadi sorotan Komisi B pada pembahasan KUPA-PPAS APBD Perubahan 2026 di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh mengatakan, penghentian aktivitas pelabuhan sementara perlu evaluasi. Mengingat, butuh waktu untuk realisasi pengembangan kawasan. Target pengembangan hingga 2030.


“Mereka memang punya ada rencana terkait dengan reklamasi. Belum terrealisasi, menunggu investor,” ujar Nova, dikutip dari laman DPRD DKI, Senin 17 Agustus 2026.

Selama ini, Pelabuhan Marina sebagai tempat bersandar kapal-kapal yang melayani perjalanan menuju Kepulauan Seribu. Namun, aktivitas telah dihentikan. Akibatnya, berpotensi menghilangkan pendapatan dari pengelolaan kawasan tersebut.

Selama rencana reklamasi belum terealisasi, lanjut dia, aktivitas pelabuhan masih bisa berjalan. Mengoptimalkan pemanfaatan aset dan menjaga sumber pendapatan daerah.

Ia menegaskan, optimalisasi pendapatan harus menjadi perhatian. Khususnya melalui pemanfaatan aset di kawasan Ancol. Operasional bisa tetap berjalan tanpa mengganggu rencana pengembangan kawasan.

“Ini kan menjadi concern kita gitu,” kata Nova.

Nova berharap, terdapat sinkronisasi antara rencana pengembangan kawasan dengan pemanfaatan aset. Sehingga, potensi pendapatan tetap maksimal. Menunggu realisasi reklamasi.

“Dia masih bisa beroperasi kok, tanpa istilahnya mungkin mengganggu yang lain,” tutup Nova.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya