Berita

Sebanyak 10 K9 SAR berpengalaman dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri diterbangkan menggunakan pesawat khusus CN-295 Polri P-4501 dengan rute tersendiri Pondok Cabe–Labuan Bajo (Foto: Div Humas Mabes Polri)

Presisi

Polri Kerahkan 10 K9 SAR Berpengalaman ke Flores dengan Pesawat Khusus

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 12:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polri mengerahkan 10 anjing K9 SAR dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri untuk memperkuat pencarian korban pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kesepuluh K9 tersebut diterbangkan menggunakan pesawat khusus CN-295 Polri P-4501 dengan rute Pondok Cabe–Labuan Bajo. Pesawat juga membawa perlengkapan operasional dan bantuan logistik untuk mendukung pencarian di lapangan.

Penggunaan pesawat khusus dengan rute tersendiri dilakukan untuk mempercepat pergeseran personel dan kemampuan SAR Polri ke lokasi bencana.


Sebanyak 21 personel Ditpolsatwa turut diberangkatkan untuk mendukung operasional K9. Tim dipimpin Iptu Erasmus selaku Katim K9, dengan dukungan Ipda drh. Linda dan Aipda Triyo sebagai tenaga veteriner.

Setiap K9 didampingi handler yang memahami karakter dan kemampuan masing-masing sehingga dapat dioptimalkan dalam proses pencarian korban.

Sepuluh K9 yang diterjunkan terdiri atas Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, Sita, Koni, Kyara, Gejlon, dan Gizi. Mereka memiliki kemampuan Canine Search and Rescue (CSAR), termasuk mendeteksi aroma tubuh manusia yang telah meninggal dunia atau cadaver.

Kemampuan tersebut dibutuhkan untuk mencari korban yang berada di bawah reruntuhan, tertutup material, atau berada di lokasi yang sulit ditemukan secara visual.

Pengalaman K9 Ditpolsatwa dalam operasi kebencanaan juga telah teruji. Pada Desember 2025, Unit SAR K9 Ditpolsatwa dikerahkan untuk membantu pencarian korban bencana di Sumatera Utara.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya