Berita

Pernyataan Liga Muslim Dunia atau Muslim World League (MWL) terkait gempa NTT (Foto: Akun X MWLOrg_en)

Dunia

Liga Muslim Dunia Sampaikan Duka atas Gempa NTT

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 10:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Liga Muslim Dunia atau Muslim World League (MWL) menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia menyusul gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial X, Sekretariat Jenderal Liga Muslim Dunia, MWL menyampaikan simpati kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia, terutama keluarga korban yang meninggal maupun warga yang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia sekaligus Ketua Organisasi Cendekiawan Muslim, Sheikh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, menegaskan solidaritas MWL kepada para korban dan masyarakat Indonesia yang tengah menghadapi masa sulit.


“Liga menyampaikan solidaritas dan simpati kepada keluarga para korban dan masyarakat Indonesia selama masa yang menyakitkan ini," ujarnya, dikutip Senin, 17 Agustus 2026.

Al-Issa juga menyatakan bahwa Liga Muslim Dunia siap mengerahkan berbagai kemampuan yang dimilikinya untuk membantu mengurangi dampak bencana. Ia turut mendoakan para korban yang meninggal dunia serta berharap warga yang terluka segera mendapatkan kesembuhan.

“Ia berdoa kepada Allah Yang Maha Kuasa agar merahmati mereka yang telah meninggal dunia dan memberikan kesembuhan yang cepat kepada mereka yang terluka.”»

Sementara itu, berdasarkan pemutakhiran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu sore, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 53 orang. Angka ini meningkat dari laporan sebelumnya yang mencatat 47 korban tewas.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di enam kabupaten. Kabupaten Manggarai mencatat jumlah korban terbanyak dengan 25 orang, disusul Manggarai Timur sebanyak 20 orang. Kemudian Sikka mencatat empat korban, Manggarai Barat dan Ende masing-masing dua korban, serta Nagekeo satu korban.

“Untuk pemutakhiran korban jiwa meninggal dunia per sore hari ini, total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual.

Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat sedikitnya 135 orang mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga berat. Di Manggarai Timur terdapat 80 korban luka, terdiri dari 21 orang mengalami luka berat dan 59 lainnya luka ringan. Manggarai mencatat 37 korban luka, dengan 17 orang luka berat dan 20 orang luka ringan.

Sementara itu, sebanyak 12 korban luka tercatat di Sikka dan enam korban luka berat berada di Manggarai Barat. Para korban saat ini mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya