Berita

Komplek MPR/DPR di Senayan. (Foto: Istimewa)

Politik

Tiru IKN, Komplek MPR Harus Sediakan Ruang untuk Pendemo

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 09:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana penyediaan Plaza Kerakyatan di kompleks Gedung DPR RI di Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai positif sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, mengatakan keberadaan ruang khusus untuk menyampaikan aspirasi maupun demonstrasi penting untuk menjamin kebebasan masyarakat.

“Bagus untuk menampung aspirasi warga,” kata Jimly lewat akun X miliknya, Senin, 17 Agustus 2026.


Namun, Jimly mengingatkan jumlah penduduk IKN diperkirakan masih relatif sedikit. Sementara itu, sebagian besar masyarakat masih berada di Jakarta, termasuk kelompok yang ingin menyampaikan aspirasi kepada para pejabat negara.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu diantisipasi ketika pemindahan pusat pemerintahan ke IKN semakin berjalan.

“Jumlah penduduk IKN pasti sangat sedikit. Yang banyak tetap di Jakarta, tapi para pejabat yang harus mendengar sudah pindah,” ujarnya.

Karena itu, Jimly mengusulkan kompleks MPR/DPR di Senayan tetap menyediakan ruang khusus bagi masyarakat untuk melakukan demonstrasi setelah 2029.

“Mulai 2029 nanti kompleks MPR di Senayan perlu dibuka untuk pendemo agar tidak di jalanan,” tuturnya.

Jimly bahkan mengusulkan kawasan tersebut dikembangkan sebagai ruang publik yang menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

“Jadikan kompleks Graha Kebebasan,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya