Berita

Korps Brimob dikirim ke NTT sebagai pasukan BKO untuk diterjunkan ke wilayah terisolir gempa bumi NTT. (Foto: Dok. Polri)

Presisi

100 Personel Brimob Tembus Jalur Terisolir Gempa NTT

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 22:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Operasi kemanusiaan Polri di wilayah terdampak gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak makin masif. Sebanyak 100 personel Korps Brimob BKO Polda NTT yang dikirim dari Jakarta kini telah tiba dan langsung diterjunkan ke titik-titik lokasi terisolir.

Pasukan khusus yang dipimpin Kombes Hasripuddin tersebut digeser ke tiga zona terdampak paling parah, meliputi Posko Leda Urata dan Sambi Rampas di Manggarai Timur, serta wilayah hukum Polres Manggarai.

Tak hanya itu, Korps Bhayangkara juga menerjunkan 10 unit K9 (anjing pelacak) bersama 21 personel Polisi Satwa untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan korban yang tertimbun reruntuhan.


"Dari Jakarta diberangkatkan malam hari, begitu tiba di NTT personel langsung bergerak ke lapangan. Polri tidak hanya melakukan SAR, tetapi juga mengawal distribusi sembako dan obat-obatan agar sampai ke masyarakat," ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.

Untuk mendukung penanganan darurat di lapangan, pasukan dibekali perlengkapan SAR ekstra berat seperti chainsaw, Weber Lucas, perangkat medis, 14 unit tenda pengungsi, teknologi komunikasi Starlink, hingga 250 paket Makanan Tambahan Polri (MTP).

Tim gabungan Korbrimob dan Polda NTT juga mengawal ketat pendistribusian logistik bersama Forkopimda NTT guna memastikan tidak ada daerah terdampak yang terlewatkan dari penyaluran bantuan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya