Berita

Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari. (Foto: tangkapan layar)

Nusantara

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 20:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah pada Minggu sore, 16 Agustus 2026.

Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengonfirmasi bahwa total korban tewas kini telah menyentuh angka 53 jiwa.

"Untuk pemutakhiran korban jiwa meninggal dunia per sore hari ini, total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia," ujar Abdul Muhari dalam jumpa pers virtual.


Angka tersebut meningkat dibanding laporan sebelumnya yang mencatat 47 korban tewas. Berdasarkan pemetaan terbaru, sebaran korban meninggal tersebar di enam kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai (25 jiwa), Manggarai Timur (20 jiwa), Sikka (4 jiwa), Manggarai Barat (2 jiwa), Ende (2 jiwa), dan Nagekeo (1 jiwa).

"Atas nama pemerintah, kita mendoakan yang terbaik untuk para korban dan menyampaikan rasa simpati mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan," tuturnya.

Selain korban jiwa, BNPB mencatat sedikitnya 135 warga mengalami luka-luka, mulai dari kategori ringan hingga berat, yang saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan terdekat.

Rinciannya meliputi 80 korban di Manggarai Timur (21 luka berat, 59 luka ringan), 37 korban di Manggarai (17 luka berat, 20 luka ringan), 12 korban luka di Sikka, serta 6 korban luka berat di Manggarai Barat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya