Berita

Penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban terdampak gempa NTT hingga ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka. (Foto: Dok. Humas BNPB)

Nusantara

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 18:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bantuan kemanusiaan disalurkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga menjangkau masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Untuk menembus keterbatasan akses darat dan kondisi geografis wilayah kepulauan pascadiguncang gempa, BNPB mengerahkan armada kapal laut untuk mengirimkan bantuan darurat langsung ke Pulau Palue.

Langkah ini menjadi krusial agar warga yang berada di pulau terpencil tersebut segera mendapatkan penanganan dasar tanpa harus menunggu waktu lama.


"Distribusi melalui jalur laut menjadi kunci percepatan penanganan agar bantuan logistik mendesak bisa langsung menyentuh warga terdampak di Pulau Palue," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Minggu, 16 Agustus 2026.

Berton menjelaskan, logistik yang disiagakan dan diserahterimakan ke Pemkab Sikka diambil langsung dari gudang BNPB Flores Timur.

Bantuan darurat tersebut meliputi 5 unit tenda pengungsi, 146 unit tenda keluarga, 200 kasur lipat, 400 tikar, 400 selimut, 300 paket sembako, kids ware, hygiene kit, genset, hingga water tank dan penerangan light tower.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menginstruksikan pengaktifan penuh posko darurat di daerah terdampak guna memastikan proses pencarian, pertolongan, hingga penyaluran bantuan di kawasan kepulauan berjalan secara efektif dan terkoordinasi.

BNPB bersama kementerian/lembaga terkait memastikan akan terus memobilisasi jalur laut dan udara untuk menjangkau titik-titik tersulit di lokasi terdampak gempa magnitudo 7,7 tersebut selama masa tanggap darurat berlangsung.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya