Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat. (Foto: PPID)

Nusantara

Pemprov DKI Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di NTT

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 11:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa ditunjukkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pemprov DKI tengah menyiapkan bantuan bagi warga terdampak dengan berkoordinasi intensif bersama BNPB, BUMD, Baznas Bazis DKI Jakarta, serta masyarakat.

"Pemerintah DKI Jakarta pasti akan berkontribusi memberikan dan meringankan saudara-saudara kita yang terkena dampak dari gempa termasuk seperti pada waktu di Aceh, di Sumatera Barat, dan juga Sumatera Utara," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu, 16 Agustus 2026.

Bantuan tersebut nantinya akan diberikan secara langsung ke beberapa kota dan kabupaten. Saat ini, Pemprov DKI tengah memetakan kebutuhan bantuan masyarakat setempat.


"Nanti untuk yang di NTT, di Maumere, dan sebagainya kami sedang mempelajari mana-mana yang kemudian Pemerintah DKI Jakarta bisa ikut andil untuk memberikan bantuan," jelasnya.

Sekadar diketahui, gempa bumi magnitudo 7,7 terjadi di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) dan menyebabkan lebih dari 5.000 jiwa mengungsi. Bencana ini turut menelan 47 korban jiwa dan memicu kerusakan bangunan.

Berdasarkan data BNPB, pengungsi terbesar di NTT saat ini berada di Kabupaten Sikka dengan total sebanyak 3.356 jiwa. Sedangkan di Kabupaten Manggarai, jumlah pengungsi mencapai 2.078 jiwa.

Ratusan pengungsi lainnya juga dilaporkan bertahan di Nagekeo sekitar 500 jiwa, dan dua wilayah di provinsi berbeda, yaitu Bima, hingga Kepulauan Selayar.

Pemprov NTT juga tengah memproses surat keputusan untuk menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan. Langkah serupa juga telah diambil secara resmi di tingkat kabupaten/kota terdampak.

Sementara Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Ngada telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana, serta Kabupaten Manggarai Timur yang menetapkan status Siaga Darurat Bencana.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya