Berita

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: RMOL)

Politik

Duka Gempa NTT, DPR Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keselamatan warga harus menjadi prioritas pemerintah dalam menangani gempa bumi di di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Begitu dikatakan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Dia mengimbau agar warga di NTT yang terdampak gempa berkekuatan 7,7 magnitudo itu bisa mengikuti arahan dari pemerintah melalui BMKG, BNPB, maupun pemerintah daerah (pemda).

"Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah," kata Dasco dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu 15 Agustus 2026.


Dasco memastikan pimpinan DPR RI segera melakukan koordinasi dengan alat kelengkapan dewan, khususnya komisi terkait di Legislatif, termasuk Legislator asal Dapil NTT untuk segera membantu dan memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana alam tersebut.

"Sebagai pimpinan DPR RI, saya akan mendorong koordinasi dengan komisi terkait dan anggota DPR dari daerah terdampak agar kebutuhan masyarakat, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, logistik hingga pemulihan fasilitas, dapat segera ditangani," tegasnya.

Ketua Harian Partai Gerindra itu juga menyampaikan duka cita mendalam bagi korban, termasuk warga NTT dan sekitar yang terdampak gempa bumi tersebut. 

"Saya menyampaikan duka dan keprihatinan atas gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur. Semoga seluruh masyarakat terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan," tegas Dasco.

Sebelumnya, Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, memaparkan hasil pemantauan awal Stasiun Geofisika Kupang serta koordinasi dengan BPBD setempat terkait dampak skala intensitas gempa. 

Hasilnya, guncangan gempa merobohkan beberapa bagian tembok rumah sederhana di wilayah Maumere, Manggarai Barat, dan Labuan Bajo. 

Selain itu, gempa juga merusak fasilitas Pelabuhan Maumere dan bangunan Hotel Jayakarta Bajo.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya