Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Perdagangan Penuh Warna, MDKA Sempat Tembus Rp2.950

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 10:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung penuh warna pada akhir pekan. 

Di tengah penguatan pasar yang membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 1,59 persen ke level 6.401, sejumlah saham unggulan mencatat pergerakan signifikan, salah satunya PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Saham emiten yang bergerak di bidang pertambangan emas, tembaga, dan mineral lainnya tersebut bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan Jumat (14/8/2026). MDKA dibuka di level Rp2.790, kemudian sempat tertekan hingga menyentuh titik terendah Rp2.740.


Tekanan tersebut tidak bertahan lama. MDKA berbalik menguat dan menembus level Rp2.950 sebagai harga tertinggi sepanjang perdagangan. Dari posisi terendahnya, saham tersebut sempat melonjak Rp210 atau sekitar 7,66 persen.

Menjelang penutupan, MDKA berada di level Rp2.900. Jika dibandingkan dengan harga pembukaan, saham tersebut menguat Rp110 atau sekitar 3,94 persen. Posisi penutupan itu juga hanya Rp50 di bawah level tertingginya hari tersebut.

Aktivitas perdagangan MDKA tercatat cukup ramai. Sebanyak 48.562.900 saham berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp139,95 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 15.268 kali.

Dengan rentang Rp2.740-Rp2.950, MDKA mencatat volatilitas perdagangan sebesar Rp210 sepanjang Jumat. Pergerakan tersebut turut mengantarkan MDKA masuk jajaran top gainers LQ45 pada penutupan perdagangan, bersama ADMR, EXCL, INCO, AADI, PGEO, dan MBMA.

Secara keseluruhan, perdagangan saham Jumat berlangsung positif. Volume transaksi di BEI mencapai 320,4 juta lot dengan nilai transaksi Rp12,1 triliun.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya