Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Emas dan Perak Kompak Menguat Ditopang Sentimen The Fed dan Permintaan Fisik

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar logam mulia menutup perdagangan pekan ini dengan tren positif.

Emas melonjak hingga menembus di atas 4.380 Dolar AS per ons dan mengamankan kenaikan mingguan dua kali berturut-turut.  Sementara perak rebound ke kisaran 65 Dolar AS per ons dengan total penguatan mingguan lebih dari 2 persen. 

Meredanya guncangan harga energi terkait konflik Iran berimbas pada data inflasi AS yang melandai, sehingga meredam ekspektasi sikap agresif Federal Reserve terkait suku bunga.


Selain sentimen makroekonomi, dorongan fundamental kuat dari sektor fisik turut menopang harga kedua logam mulia ini. 

Penguatan emas disokong oleh aksi pemborongan bank sentral, khususnya Bank Sentral Tiongkok yang memborong 20 ton emas pada Juli sekaligus menandai pembelian berturut-turut selama 21 bulan. 

Di sisi lain, harga perak terangkat oleh tingginya permintaan industri untuk produksi panel surya dan jaringan listrik, yang tecermin dari lonjakan impor bijih perak Tiongkok sebesar 62,5 persen (YoY) pada Juni lalu.

Arah pergerakan emas dan perak selanjutnya akan dipengaruhi oleh dinamika risiko geopolitik Timur Tengah, rilis data tenaga kerja AS, serta petunjuk kebijakan moneter dari Ketua The Fed Kevin Warsh pada simposium Jackson Hole.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya