Berita

Anggota Komisi V DPR RI, Hamid Noor Yasin. (Foto: Dok PKS)

Politik

APBN 2027 Harus Berorientasi pada Kesejahteraan dan Daya Beli

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Harapan besar dititipkan Anggota Komisi V DPR RI,  Hamid Noor Yasin, terhadap arah kebijakan pemerintah dalam APBN 2027. 

Hamid mendorong kementerian dan lembaga untuk menjaga sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inklusif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan kebijakan APBN 2027.

“Untuk 2027 ini, terutama kepada kementerian dan lembaga, harus berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan kuat dan inklusif,” ujar Hamid di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.


Selain pertumbuhan ekonomi, Hamid menekankan agar setiap program dan anggaran pemerintah memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, seluruh kebijakan kementerian dan lembaga harus diarahkan pada hasil yang dapat dirasakan oleh rakyat.

“Setiap program atau setiap anggaran yang dilakukan oleh kementerian dan lembaga itu harus bermuara atau berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Hamid juga menyoroti pentingnya menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat di tengah kondisi geopolitik dan ekonomi global yang tidak menentu. Menurutnya, perlindungan daya beli perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan kebijakan fiskal 2027.

“Yang ketiga, ini menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat, di tengah-tengah kondisi geopolitik dan ekonomi global yang tidak menentu,” katanya.

Hamid berharap ketiga hal tersebut menjadi perhatian seluruh kementerian dan lembaga dalam menjalankan APBN 2027, sejalan dengan arahan Presiden mengenai pentingnya peningkatan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, arah kebijakan tersebut juga merupakan bentuk pelaksanaan amanat rakyat.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya