Berita

Aliansi Mahasiswa Menjawab (AMM) menyerahkan hasil riset SPPG kepada DPP ARUN. (Foto: Istimewa)

Nusantara

SPPG Berdampak terhadap Perekonomian Lokal

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 06:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dewan Pimpinan Pusat Advokasi Rakyat untuk Nusantara (DPP ARUN) menyatakan dukungan penuh pada upaya Aliansi Mahasiswa Menjawab (AMM), dalam melakukan riset dan program live in di beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Hal ini mengemuka dalam diskusi gabungan bersama Aliansi Mahasiswa Menjawab, yang mengangkat agenda utama "Pemaparan Hasil Pra Riset Live In di Dapur SPPG Mekar Baru Tangerang dan Diskusi Implementasi Pasal 33 UUD 1945" di Kantor DPP ARUN Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.

"ARUN secara penuh memberikan dukungan moril atas gerakan akademis yang berpihak pada rakyat ini," kata Ketua Umum DPP Arun, Bob Hasan.


Temuan pra-riset dan live in di SPPG Mekar Baru, Tangerang, membuktikan dampak konkret tata kelola SPPG terhadap perekonomian lokal apabila dijalankan sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), dan Perpres Nomor 115 Tahun 2025.

Sekretaris Jenderal DPP ARUN, Bungas T. Fernando Duling menyatakan dari hasil riset AMM, terlihat secara jelas dan nyata dampak riil Pasal 33 UUD 1945 terhadap pertumbuhan ekonomi mikro. 

"Adanya penyerapan UMKM sebagai rantai pasok dan pelibatan tenaga kerja lokal sebagai relawan dapur terbukti mampu meningkatkan daya beli masyarakat setempat," kata Nando.

Sedangkan Ketua Srikandi DPP ARUN, Linda Kartika Dewi menekankan pentingnya sinkronisasi tiga data kunci. Yaitu, Keterbukaan Data Capaian Pertumbuhan Gizi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG); Data Real-Time Serapan Rantai Pasok dari UMKM, koperasi, petani, dan peternak lokal di SPPG; dan Data Pertumbuhan Daya Beli Masyarakat Lokal hasil penyerapan tenaga kerja/relawan dapur.

"Bila ketiga data tersebut dapat tersinkronisasi dengan baik, maka akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan serta maksimalnya peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar ekonomi di tingkat akar rumput," kata Linda.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya