Berita

Wamensos Agus Jabo Priyono bersama jajaran Kemensos dan Universitas INABA. (Foto: Dok. Kemensos)

Pemerintahan

Kemensos dan INABA Sinergi Entaskan Kemiskinan Lewat Sekolah Rakyat

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 20:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Sosial memperkuat kerja sama dengan Universitas Indonesia Membangun (INABA) untuk mendukung Sekolah Rakyat, termasuk membuka akses pendidikan lanjutan bagi siswa dari keluarga miskin.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang sebelumnya telah berjalan di 16 titik Sekolah Rakyat.


“Kita sudah melewati satu proses sebelum kita melakukan MoU, kita sudah berkolaborasi di 16 titik. Mudah-mudahan nanti kerja sama ataupun kolaborasi ini bisa diperluas dalam rangka melaksanakan mandat Presiden, yaitu pengentasan kemiskinan,” ujar Agus Jabo.

Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak cukup hanya membekali siswa dengan pengetahuan. Mereka juga perlu memiliki karakter, keterampilan, dan kepercayaan diri agar mampu bekerja atau melanjutkan pendidikan.

Karena itu, Agus Jabo berharap INABA dapat ikut membuka akses pendidikan tinggi melalui beasiswa bagi siswa Sekolah Rakyat.

Agus Jabo menegaskan, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak berhenti ketika siswa lulus SMA. Mereka harus memiliki akses untuk melanjutkan kuliah atau memasuki dunia kerja sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarganya.

“Kalau kemudian setelah mereka lulus SMA, tidak melanjutkan kuliah atau tidak bekerja, artinya program Sekolah Rakyat tidak selesai,” katanya.

Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico mengatakan, kerja sama dengan INABA diperkuat setelah kolaborasi sebelumnya menunjukkan hasil. Dari tujuh program studi di INABA, empat di antaranya telah terlibat dalam kegiatan di Sekolah Rakyat.

Kolaborasi tersebut antara lain mencakup penguatan Bahasa Indonesia, coding, artificial intelligence (AI), pendampingan, dan konsultasi yang telah berjalan sejak Februari 2026.

“Jadi hari ini sudah berjalan kurang lebih enam bulan, dan alhamdulillah sudah ada hasilnya. Makanya kemudian kami baru bisa menindaklanjuti dalam bentuk MoU,” ujar Robben.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas INABA Erna Herlinawati mengatakan, kerja sama tersebut akan dikembangkan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

INABA juga membuka peluang mengembangkan penelitian, penyusunan buku, publikasi bersama, hingga dukungan beasiswa bagi siswa Sekolah Rakyat.

Sebelumnya, INABA telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di 16 Sekolah Rakyat dengan melibatkan dosen dan mahasiswa. Kegiatan tersebut antara lain membantu guru menyusun modul pembelajaran serta meningkatkan kemampuan siswa.

“Kita memang lebih mengutamakan kebijakan pengajaran, kebijakan pengabdian. Yang sudah kita lakukan, kita identifikasi apa kebutuhan mereka,” ujar Ketua LPPM Universitas INABA Ida Farida Oesman.

Ida mengatakan, pihak sekolah memberikan respons positif dan meminta kegiatan pendampingan dilanjutkan pada semester berikutnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya