Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari (Foto: Istimewa)

Nusantara

Muktamar ke-15, Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Dakwah Berkemajuan Hadapi Perubahan Zaman

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 14:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjadi momentum memperkuat peran perempuan muda dalam menjawab tantangan era baru. 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari menyebut muktamar bukan hanya forum pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum refleksi untuk menentukan arah perjuangan organisasi memasuki abad kedua.

"Ketika kami kembali ke Surakarta, kami membawa semangat berkumpulnya perempuan muda dari seluruh Nusantara untuk bermuhasabah, berkumpul, dan merumuskan arah pergerakan Nasyiatul Aisyiyah. Tidak hanya untuk muktamar ini, tetapi untuk memasuki abad kedua Nasyiatul Aisyiyah," ujar Ariati dalam pidatonya pada Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.


Ariati menuturkan, Surakarta memiliki nilai historis bagi perjalanan Nasyiatul Aisyiyah. Kota tersebut menjadi lokasi Muktamar pertama Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi otonom mandiri pada tahun 2000. 

Kini, lebih dari dua dekade kemudian, Surakarta kembali menjadi ruang konsolidasi untuk merumuskan langkah gerakan perempuan muda menuju masa depan.

Menurutnya, perubahan sosial yang berlangsung cepat menghadirkan tantangan baru yang harus direspons organisasi perempuan muda. 

Oleh karenanya, organisasi otonom Muhammadiyah itu menegaskan komitmen menghadirkan dakwah berkemajuan yang adaptif terhadap transformasi digital, dinamika keluarga, hingga persoalan sosial.

"Semua itu menuntut organisasi perempuan muda seperti Nasyiatul Aisyiyah untuk tidak hanya mampu bertahan, tetapi mampu membaca zaman, beradaptasi, berinovasi, dan menghadirkan dakwah berkemajuan," kata dia.

Dalam empat tahun terakhir, Nasyiatul Aisyiyah memperkuat berbagai program pemberdayaan perempuan muda dan keluarga Indonesia, mulai dari Samara Course, PASMINA, layanan paralegal bagi perempuan korban kekerasan, gerakan literasi RALINA, Gerakan Mengaji Nasyiatul Aisyiyah, Sekolah Kepemimpinan Perempuan, Green Nasyiah dan Ecobhinneka, hingga penguatan ekonomi kader serta pendampingan studi lanjut.

Ariati menegaskan, membangun peradaban merupakan kerja panjang yang membutuhkan kolaborasi lintas generasi. 

Melalui Muktamar ke-15, Nasyiatul Aisyiyah berkomitmen melanjutkan estafet perjuangan dengan memperkuat posisi perempuan muda sebagai penggerak keluarga, masyarakat, dan peradaban yang berkelanjutan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya