Berita

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Politik

Temuan 995 Senpi di Jaksel, Komisi III DPR Desak Bongkar Jaringan Pemasok

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI menyesalkan masih maraknya peredaran gelap senjata api di Indonesia. Sorotan itu disampaikan menyusul temuan 995 pucuk senjata api di sebuah ruangan milik mantan ketua yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menilai jumlah senjata yang ditemukan tergolong sangat besar dan mengejutkan. Menurutnya, temuan tersebut menjadi alarm bahwa peredaran senjata ilegal masih berlangsung dan membutuhkan perhatian serius aparat penegak hukum.

"Penemuan senjata ini tergolong sangat besar dan mengejutkan. Fakta ini menunjukkan bahwa peredaran gelap senjata masih terus berlangsung," kata Nasir kepada RMOL, Jumat, 7 Agustus 2026.


Politikus PKS itu juga menyoroti lokasi penemuan yang berada di Jakarta, sebagai pusat pemerintahan sekaligus wilayah dengan sejumlah objek vital nasional. Karena itu, ia meminta potensi peredaran senjata ilegal di daerah lain turut diwaspadai.

"Lokasi penemuan itu ada di Jakarta, kota di mana terletak pusat pemerintahan dan gedung-gedung objek vital lainnya. Kita bisa bayangkan di daerah-daerah juga sangat mungkin beredar senjata gelap yang digunakan untuk kejahatan," ujarnya.

Nasir meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas asal-usul ratusan senjata tersebut, termasuk mengungkap jaringan pemasok yang diduga terlibat dalam peredaran senjata api ilegal.

"Meminta aparat kepolisian segera menemukan jaringan pemasok senjata tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 995 senjata api dan sejumlah perlengkapan lainnya ditemukan di ruangan milik mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang. Temuan tersebut disampaikan Hermawanto selaku kuasa hukum pihak sekolah.

Menurut Hermawanto, penemuan bermula ketika sejumlah orang membuka ruangan tersebut karena hendak digunakan untuk kebutuhan siswa.

"Jadi pada tanggal 10 dan tanggal 11 bulan Juli, hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain," kata Hermawanto kepada wartawan, Kamis, 6 Agustus 2026.

Sementara itu, kepolisian masih menyelidiki temuan senjata api dan airsoft gun tersebut. Polres Metro Jakarta Selatan juga telah menerima laporan masyarakat terkait penemuan itu.

“Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Agustus 2026.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya