Berita

Wasekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Estiana Fithriana Dewi. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 02:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional terus menghadapi dilema dalam perkembangannya untuk naik kelas.

Wasekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Estiana Fithriana Dewi menyebut agar UMKM bisa melangkah maju hingga menembus pasar global maka perlu didukung oleh kebijakan yang memadai, termasuk peran perbankan.
 
“Perbankan harus memberikan akses seluas-luasnya untuk UMKM agar mendapatkan peluang besar menembus pasar ekspor,” kata Esti kepada RMOL di Jakarta, Kamis malam, 6 Agustus 2026. 


Ia melihat potensi ekspor UMKM terbuka lebar untuk beberapa komoditas. Misalnya kerajinan kayu dari Indonesia yang sangat diminati di luar negeri.

“Para pengrajin kayu di dalam negeri yang masuk kategori UMKM harus bisa menangkap peluang pasar global yang begitu besar. Di Arab Saudi kerajinan kayu dari Indonesia sangat diminati,” jelasnya.

Lanjut dia, perlindungan UMKM di dalam negeri juga perlu dilakukan pemerintah. Terutama dari banjirnya barang-barang impor.

“Pemerintah harus membatasi barang impor yang di Indonesia juga melimpah, misalnya seperti pakaian dan mainan anak-anak. Kalau barang-barang itu membanjiri Indonesia, maka produk UMKM bisa tersisih,” pungkasnya.  


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya