Berita

Wamenlu RI Arrmanatha Nasir (Foto: Kemlu RI)

Global

RI Usulkan Lima Langkah Konkret untuk Lindungi Masjid Al Aqsa dan Palestina

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 12:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dengan mengusulkan lima langkah konkret untuk melindungi Masjid Al Aqsa, Yerusalem, dan rakyat Palestina dari berbagai pelanggaran yang terus berlangsung. 

Sikap itu disampaikan dalam Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu waktu setempat, 5 Agustus 2026.

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir yang mewakili Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kekerasan warga Israel dan berbagai pelanggaran hukum internasional di wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur, kompleks Masjid Al Aqsa, dan Tepi Barat, tidak boleh dibiarkan maupun dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. 


Indonesia juga kembali menegaskan dukungan terhadap Hashemite Custodianship atas tempat-tempat suci di Yerusalem, termasuk Al Haram Al Syarif, serta kemerdekaan Negara Palestina sesuai hukum internasional.

Dalam pernyataannya, Wamenlu Tata juga menyoroti perubahan lanskap politik di Timur Tengah akibat meningkatnya aktivitas permukiman ilegal Zionis di Tepi Barat, agresi Israel di Gaza, Suriah, dan Lebanon, serta eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. 

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut respons yang lebih tegas dan terkoordinasi dari komunitas internasional.

“Indonesia mendorong agar komunitas internasional tidak lagi menggunakan cara-cara lama. Tidak lagi membiarkan pelanggaran Israel, dan tidak lagi menghadapinya secara terpecah. Perpecahan adalah celah yang selalu dimanfaatkan oleh Israel,” tegas Wamenlu Tata.

Sebagai bentuk implementasi sikap tegas Presiden Prabowo Subianto terhadap kemerdekaan Palestina, Indonesia mengusulkan lima langkah konkret, yakni membangun strategi bersama berbasis persatuan, menegakkan hukum internasional dan putusan Mahkamah Internasional, memperluas pengakuan internasional terhadap Palestina, memperkuat perlindungan terhadap Masjid Al Aqsa, serta mendukung rekonstruksi Gaza, persatuan nasional Palestina, dan mandat UNRWA.

Wamenlu Tata juga mengingatkan bahwa perjuangan Palestina merupakan isu kemanusiaan yang mendapat dukungan luas dari masyarakat internasional.

“Global South bersama kita. Bahkan negara-negara yang selama ini dekat dengan Israel telah menjatuhkan sanksi kepada pemukim warga Israel di tepi barat,” ujar Wamenlu. 

Karena itu, Indonesia mengajak negara-negara peserta membangun koalisi besar guna memperkuat dukungan terhadap Palestina.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya