Berita

Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Kholid. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Krisis Fiskal Daerah Meluas, DPR Desak Menkeu-Mendagri Tetapkan Tambahan TKD

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 12:19 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kepastian tambahan Transfer ke Daerah (TKD) bagi ratusan pemerintah daerah dinilai tidak bisa lagi ditunda. Keputusan itu mendesak diambil agar pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) tetap berjalan dan pelayanan publik tidak terganggu.

Desakan tersebut disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Kholid menyusul kesulitan fiskal yang dialami sekitar 490 pemerintah daerah dalam memenuhi belanja pegawai, termasuk pembayaran gaji ASN.

Kholid meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian segera menetapkan keputusan mengenai tambahan TKD agar hak para ASN tetap terpenuhi.


"Guru, tenaga kesehatan, PPPK, semuanya menggantungkan hidupnya dari situ. Jadi, jangan sampai ada yang gajinya tidak dibayar tepat waktu. Kalau ini sampai telat, yang rugi bukan cuma mereka, tapi juga pelayanan ke masyarakat," ujar Kholid dalam keterangan tertulis, Kamis, 6 Agustus 2026.

Menurutnya, persoalan kekurangan anggaran belanja pegawai kini tidak lagi terjadi di beberapa daerah saja, tetapi telah meluas hingga ratusan pemerintah daerah. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu pelayanan publik dan pembangunan di daerah.

"Ini bukan lagi persoalan satu-dua daerah. Karena skalanya sudah cukup luas dan bisa berdampak sistemik terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah," tegasnya.

Selain mendesak Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri mempercepat penetapan tambahan TKD, Kholid juga mengingatkan pemerintah daerah melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas belanja yang tidak menjadi prioritas tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami minta Pak Purbaya dan Pak Tito segera melaporkan hasil hitungannya kepada Presiden dan mengumumkan kepastiannya. Jangan sampai ASN di daerah menanggung akibat dari proses administrasi yang berlarut-larut," pungkasnya.

Sebelumnya, realisasi anggaran Transfer ke Daerah (TKD) hingga semester I 2026 tercatat sebesar Rp357,4 triliun, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp402,5 triliun. Penurunan tersebut memicu tekanan fiskal di daerah dan menyebabkan sekitar 490 hingga 497 pemerintah daerah dilaporkan membutuhkan tambahan dana dari pemerintah pusat untuk memenuhi belanja pegawai, termasuk pembayaran gaji dan tunjangan pegawai ASN.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya