Berita

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno dengan Wakil Menteri Luar Negeri Panama Carlos Arturo Hoyos (Foto: Kemlu RI)

Global

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 10:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dan Panama sepakat memperkuat hubungan bilateral dengan menitikberatkan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi. 

Mengutip laporan Kementerian Luar Negeri RI, Kamis, 6 Agustus 2026, komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno dengan Wakil Menteri Luar Negeri Panama Carlos Arturo Hoyos di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, Wamenlu Hoyos didampingi Duta Besar Panama untuk Indonesia Bernardo Brea Rodríguez serta Direktur Departemen Asia-Pasifik Kementerian Luar Negeri Panama Carlos Karica. 


Kedua delegasi membahas berbagai langkah strategis untuk memperluas kolaborasi ekonomi sekaligus mempererat hubungan bilateral yang selama ini terus berkembang.

Selain isu ekonomi, kedua wakil menteri juga bertukar pandangan mengenai sejarah politik luar negeri masing-masing negara dan peran penting Gerakan Non-Blok (GNB). 

Pembahasan turut menyinggung dukungan GNB yang berkontribusi terhadap keberhasilan diplomasi Panama dalam mengembalikan kedaulatan penuh atas Terusan Panama.

Wamenlu Havas menyambut baik ajakan Panama agar pelaku usaha Indonesia memanfaatkan peluang bisnis yang lahir dari kerja sama Panama dengan Guyana. 

Menurutnya, posisi Panama sebagai logistical hub di kawasan dapat menjadi jalur strategis bagi Indonesia untuk meningkatkan konektivitas perdagangan sekaligus memperluas akses pasar di Amerika Latin.

Sebagai bagian dari upaya mempertemukan pelaku usaha kedua negara, Wamenlu RI mengundang pebisnis Panama untuk berpartisipasi dalam ajang INA-LAC 2026 yang akan digelar di Santiago, Chile, pada 1-2 Oktober 2026. 

Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk membuka peluang investasi dan memperluas jejaring bisnis Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Pada kesempatan yang sama, Wamenlu Hoyos mengundang pelaku usaha Indonesia menghadiri The 3rd International Economic Forum Latin America and the Caribbean/CAF pada Januari 2027 serta Expocomer ke-43 pada April 2027. 

Kedua agenda itu dinilai strategis sebagai pintu masuk bagi dunia usaha Indonesia untuk memperluas ekspansi bisnis di kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya