Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

ASII Tembus Rp5.175 di Perdagangan Pagi, Fundamental Tetap Solid meski Laba Turun

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT Astra International Tbk (ASII) menguat pada perdagangan Rabu pagi, 5 Agustus 2026. 

Pantauan RMOL, hingga pukul 09.29 WIB, saham ASII sempat menyentuh level tertinggi Rp5.175 sebelum kembali diperdagangkan di Rp5.125 per saham. Sementara itu, level terendah berada di Rp5.025.

Aktivitas perdagangan ASII juga cukup ramai. Sebanyak 6,91 juta saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp35,2 miliar melalui 1.891 kali transaksi. Volume transaksi negosiasi tercatat 29.400 saham.


Penguatan tersebut melanjutkan kinerja saham ASII pada perdagangan sebelumnya. 

Pada penutupan 4 Agustus 2026, saham ASII naik 1 persen atau Rp75 ke level Rp5.125 per saham, dengan rentang perdagangan Rp5.000-Rp5.125 dan nilai transaksi sekitar Rp200,4 miliar.

Pergerakan saham ASII terjadi di tengah publikasi kinerja keuangan semester I 2026. Perseroan membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp12,53 triliun, turun 19,22 persen dibandingkan Rp15,5 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip RMOL di Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026, pendapatan bersih ASII tercatat Rp157,9 triliun, turun 3,04 persen dari Rp162,85 triliun pada semester I 2025. Meski demikian, perseroan mampu menekan beban pokok pendapatan 2 persen menjadi Rp125,46 triliun.

Di tengah tekanan tersebut, kontribusi ventura bersama dan entitas asosiasi justru tumbuh 35,31 persen menjadi Rp5,12 triliun dari Rp3,78 triliun. Biaya keuangan juga turun 1,17 persen menjadi Rp1,85 triliun.

ASII turut mencatat lonjakan penghasilan komprehensif lain setelah pajak sebesar 739,43 persen menjadi Rp3,81 triliun dari Rp454 miliar. Kenaikan ini terutama berasal dari selisih kurs penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing sebesar Rp2,06 triliun dan keuntungan lindung nilai arus kas Rp1,85 triliun.

Dari sisi neraca, total aset ASII hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp514,5 triliun, meningkat dari Rp507,3 triliun pada akhir 2025. Posisi tersebut menunjukkan kondisi keuangan perseroan tetap solid di tengah dinamika bisnis sepanjang paruh pertama tahun ini.

Pada level Rp5.125, ASII memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp204,59 triliun, EPS Rp785, dan rasio harga terhadap laba sekitar 6 kali. Berdasarkan kapitalisasi pasar, ASII berada di peringkat pertama dari lima perusahaan dalam industri terkait dan posisi ke-10 dari 964 perusahaan secara keseluruhan.

Dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, kontribusi entitas asosiasi yang terus meningkat, serta neraca yang tetap kuat, ASII masih memiliki fondasi yang solid untuk menjaga kinerja bisnis hingga akhir 2026, meski laba bersih pada semester I mengalami penurunan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya