Berita

Ilustasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor Berkat Reli Saham AI

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harapan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta kuatnya kinerja keuangan perusahaan kembali mengangkat pasar saham Amerika Serikat (AS). 

Sentimen positif tersebut mendorong investor memborong saham, terutama emiten teknologi yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI), hingga membawa indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor baru.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026, waktu AS, indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 sama-sama ditutup di level tertinggi sepanjang sejarah. Dow Jones melonjak 907,47 poin atau 1,71 persen ke level 54.085,88. Sementara itu, S&P 500 naik 136,02 poin atau 1,79 persen menjadi 7.736,52, sedangkan Nasdaq Composite melesat 671,10 poin atau 2,59 persen ke 26.584,99.


Penguatan Wall Street dipimpin oleh saham-saham yang berkaitan dengan AI. Saham Palantir Technologies melesat 29,5 persen, mencatat kenaikan harian terbesar sejak Februari 2024 setelah perusahaan menaikkan proyeksi pendapatan sepanjang tahun.

Sementara itu, saham Caterpillar naik 5,6 persen usai meningkatkan perkiraan pertumbuhan pendapatan tahunannya. Perusahaan menyebut permintaan yang tinggi dari pembangunan pusat data AI telah mendorong penjualan pembangkit listrik dan alat berat. Kenaikan saham Caterpillar bahkan menyumbang sekitar 280 poin terhadap lonjakan indeks Dow Jones.

Sektor teknologi menjadi motor utama penguatan pasar. Indeks Philadelphia Semiconductor (SOX) melonjak 6,6 persen dan mencatat kenaikan selama empat hari berturut-turut. Adapun sektor teknologi di S&P 500 menguat 4,1 persen, menjadikannya sektor dengan kinerja terbaik pada perdagangan hari itu.

Sentimen positif juga datang dari perkembangan geopolitik. Meningkatnya harapan akan solusi diplomatik atas konflik yang melibatkan Iran membuat harga minyak mentah turun sekitar 5 persen. Penurunan harga minyak ikut menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS serta meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Di sisi fundamental perusahaan, musim laporan keuangan kuartal II masih menunjukkan hasil yang kuat. Berdasarkan data LSEG, dari 304 perusahaan anggota S&P 500 yang telah merilis laporan keuangan, sekitar 85,2 persen berhasil mencatat laba di atas ekspektasi analis. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata historis sebesar 67,5 persen.

Sementara dari sisi ekonomi, jumlah lowongan kerja di AS pada Juni memang mengalami penurunan. Namun, meningkatnya aktivitas perekrutan dan tetap rendahnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih cukup solid. Data tersebut kini menjadi perhatian investor menjelang rilis laporan ketenagakerjaan AS pada akhir pekan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya