Berita

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). (Foto: Istimewa)

Publika

Federasi Negara Lain Buka Laporan Keuangan, PSSI cuma Buka Mulut

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 14:16 WIB

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) didesak untuk segera mempublikasikan laporan keuangan lengkap beserta laporan auditor independen, menyusul pengumuman klaim pendapatan organisasi yang mencapai Rp722 miliar.

Pengumuman pendapatan tanpa membuka laporan auditor, neraca, arus kas, pengeluaran, utang-piutang, hingga catatan atas laporan keuangan dinilai belum mencerminkan bentuk transparansi publik yang nyata, melainkan sekadar klaim pencitraan semata.

Tuntutan keterbukaan ini dinilai beralasan karena klaim angka Rp722 miliar -- termasuk Rp63 miliar dari APBN dan sisanya dari sponsorship, tiket, serta hak siar -- merupakan omzet pendapatan, bukan angka laba bersih atau efisiensi tata kelola. 


Tanpa rincian pengeluaran untuk Timnas Indonesia, gaji pelatih, biaya operasional, hingga kejelasan apakah dana sponsor mendominasi dari BUMN atau swasta murni, publik tidak dapat menguji kesehatan keuangan PSSI secara objektif.

Secara regulasi, PSSI yang mengelola dana APBN, dana publik dari tiket dan merchandise, serta bantuan internasional masuk dalam cakupan badan publik sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Pasal 16 undang-undang tersebut mewajibkan organisasi nonpemerintah menyediakan informasi pengelolaan dana yang dihimpun dari masyarakat dan negara. 

Pertanggungjawaban kepada voters dalam kongres dinilai sebagai mekanisme internal semata yang tidak bisa menggantikan kewajiban akuntabilitas publik eksternal kepada suporter dan pembayar pajak.

Praktik pengungkapan PSSI saat ini dinilai jauh tertinggal dibandingkan standar tata kelola federasi sepak bola dunia.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), U.S. Soccer, Football Australia, RFEF (Spanyol), hingga JFA (Jepang) secara rutin memublikasikan dokumen audit lengkap, opini auditor, hingga arsip laporan keuangan lintas tahun di situs resmi mereka tanpa merusak kepentingan komersial ataupun strategi tim nasional.

Publikasi laporan audit menyeluruh—termasuk opini auditor, rincian penggunaan dana APBN, transaksi pihak berelasi, serta saldo kas aktual—menjadi satu-satunya cara bagi PSSI untuk membuktikan legitimasi dan kemandirian finansialnya. 

Transparansi bukan sekadar mengumumkan angka yang paling menguntungkan di podium kongres, melainkan menyerahkan dokumen resmi agar dapat diuji oleh publik hingga rupiah terakhir.

Hamdi Putra
Forum Sipil Bersuara (FORSIBER)

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya