Berita

Peluncuran program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dan Anggota Bawaslu RI Herwyn J.H. Malonda, di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. (Foto: Humas Bawaslu RI)

Politik

Bawaslu Usung Demokrasi Ramah Lingkungan

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 12:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menegaskan pentingnya membangun demokrasi yang ramah lingkungan melalui kesadaran dan integritas para pengawas pemilu.

Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda menerangkan, langkah ini dimulai dari peningkatan kesadaran serta integritas para pengawas pemilu. Pesan tersebut disuarakan dalam kegiatan Jalan Sehat program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian, yang di luncurkan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu 2 Agustus 2026.

"Jumat Sehati diarahkan untuk menjaga keseimbangan jasmani dan rohani, memperkuat kebersamaan, serta melatih disiplin," kata Herwyn dalam keterangannya, Selasa 4 Agustus 2026.


Sementara Jumpa Berlian menumbuhkan kejujuran, kebersihan, kepedulian terhadap alam, dan rasa tanggung jawab menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu RI tersebut menyatakan, nilai kesehatan, kebersihan, dan kepedulian lingkungan berdampak langsung pada kualitas demokrasi, sehingga bermakna tidak sekadar memilih sosok pemimpin, tetapi juga menentukan arah pembangunan dan keberlanjutan ruang hidup masyarakat.

Herwyn menyebutkan tiga landasan konstitusional dalam UUD 1945 yang memperkuat gagasan demokrasi ramah lingkungan sebagaimana Pasal 1 ayat (2): Kedaulatan berada di tangan rakyat, dan Pasal 28H ayat (1): Hak setiap orang atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta Pasal 33 ayat (4): Prinsip pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

"Ketiga ketentuan ini membentuk satu kesatuan tanggung jawab. Mandat dari rakyat harus diarahkan untuk melindungi hak masyarakat dan menjaga masa depan bersama," kata Herwyn.

Lebih lanjut, Herwyn meyakini nilai kepedulian terhadap lingkungan tidak sebatas pada aspek fisik seperti kebersihan gedung kantor, melainkan dari pola pikir (mindset) dalam mempertimbangkan dampak lingkungan pada setiap pengambilan keputusan.

"Pengawas pemilu yang peduli pada lingkungan akan lebih terlatih peduli pada tugas, aturan, dan kepentingan masyarakat. Dari kebiasaan baik itulah integritas terus dipelihara," pungkas Herwyn.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya