Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 08:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street memulai perdagangan Agustus dengan penguatan tajam. Optimisme investor meningkat setelah muncul harapan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pada penutupan perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 693,38 poin atau 1,32 persen ke level 53.178,41, sekaligus mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa. S&P 500 naik 110,78 poin atau 1,48 persen ke 7.600,50, sementara Nasdaq Composite memimpin penguatan dengan melonjak 540,04 poin atau 2,13 persen ke 25.913,90.

Dari sisi sektoral, sektor layanan komunikasi menjadi yang berkinerja terbaik di indeks S&P 500 dengan kenaikan 4,3 persen, didorong lonjakan saham Meta Platforms dan Alphabet. Sebaliknya, sektor energi menjadi yang terlemah setelah turun 1,2 persen seiring anjloknya harga minyak.


Salah satu penopang utama pasar adalah saham Amazon yang melonjak 4,6 persen. Kenaikan tersebut membuat kapitalisasi pasar perusahaan untuk pertama kalinya menembus US$3 triliun setelah laporan keuangan yang kuat pekan lalu.

Saham SpaceX, yang dijadwalkan merilis laporan keuangan pertamanya sebagai perusahaan publik pada Selasa, juga melesat 5,6 persen. Sementara itu, saham Bristol Myers Squibb naik tipis 0,2 persen setelah muncul laporan mengenai pembicaraan awal merger dengan AstraZeneca, yang berpotensi membentuk salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia dengan nilai hampir 400 miliar Dolar AS.

Di sisi lain, saham operator hotel Marriott International anjlok 7 persen setelah perusahaan memberikan proyeksi laba kuartal ketiga yang lebih rendah dari ekspektasi analis.

Sentimen pasar membaik setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan pembicaraan dengan Iran mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz akan dilakukan pada Senin, meski Iran membantah adanya agenda tersebut. Pernyataan itu membuat harga minyak mentah turun sekitar 5 persen, sehingga mengurangi kekhawatiran investor terhadap tekanan inflasi.

Musim laporan keuangan juga terus memberikan dukungan. Dari 304 perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan kinerja hingga akhir pekan lalu, laba diperkirakan tumbuh 29,3 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan sekitar 85,2 persen perusahaan berhasil melampaui ekspektasi analis.

Investor kini menantikan sejumlah data pasar tenaga kerja AS sepanjang pekan ini, yang akan berpuncak pada laporan ketenagakerjaan pemerintah pada Jumat. Data tersebut diperkirakan menjadi salah satu faktor utama yang akan menentukan arah pergerakan Wall Street dalam beberapa hari ke depan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya