Berita

Roadshow edukasi bebas dengue Enesis Group di Jakarta. (Foto: Dokumentasi Enesis Group)

Kesehatan

ASEAN Dengue Day 2026

Enesis Group Berkomitmen Bangun Generasi Bebas Dengue

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 23:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Enesis Group melalui brand lotion anti nyamuk Soffell kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung edukasi kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan rangkaian kegiatan ASEAN Dengue Day 2026. 

Mengusung tema "Indonesia Pionir Gerakan Bebas Dengue di ASEAN", kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya pencegahan dengue sejak usia dini.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Enesis Group menggelar roadshow edukasi di SDN 03 & 05 Tanah Tinggi, SDN 20 Utan Kayu Selatan, dan SDN 02 Mampang Prapatan, Jakarta. 


Melalui kegiatan interaktif tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya penerapan Gerakan 3M+, yaitu Menguras, Menutup, Mendaur Ulang, serta membiasakan perlindungan diri dari gigitan nyamuk menggunakan lotion anti nyamuk Soffell sebagai langkah pencegahan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui acara puncak ASEAN Dengue Day 2026 yang diselenggarakan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. 

Dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, Enesis Group berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebagai mitra strategis dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat upaya mendukung target Indonesia Zero Dengue Death 2030.

Salah satu rangkaian yang menarik perhatian dalam acara puncak tersebut adalah demonstrasi uji ampuh perlindungan dari gigitan nyamuk yang dilakukan menggunakan lotion anti nyamuk Soffell. Kegiatan ini melibatkan publik figur Ririn Ekawati bersama putrinya, Abigail Cattleya Putri.

Dalam demonstrasi tersebut, Ririn Ekawati bersama Abigail memasukkan tangan mereka ke dalam kotak berisi nyamuk setelah sebelumnya menggunakan lotion anti nyamuk Soffell. Hasilnya, tidak terdapat nyamuk yang menggigit keduanya selama demonstrasi berlangsung. 

Momen ini menjadi salah satu bentuk edukasi yang memperlihatkan pentingnya perlindungan diri dari gigitan nyamuk sebagai bagian dari upaya pencegahan dengue.

Selain menghadirkan edukasi kepada para pelajar, acara puncak juga dimeriahkan dengan sesi talkshow bersama publik figur Ririn Ekawati dan putrinya.

Melalui sesi tersebut, keduanya berbagi pengalaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat serta peran keluarga dalam menanamkan kesadaran pencegahan dengue sejak usia dini.

Melalui penyelenggaraan ASEAN Dengue Day 2026, Enesis Group tidak hanya menghadirkan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong upaya promotif dan preventif terhadap dengue. 

Dukungan tersebut tercermin dari kehadiran perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya pencegahan sejak usia dini.

Direktorat Penyakit Menular Kemenkes yang diwakili Dr. Agus Handito, menyampaikan bahwa dengue masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia.

"Keberhasilan penanggulangan dengue tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Dibutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor komunikasi publik, organisasi profesi, akademisi, masyarakat sipil, dan seluruh mitra pembangunan. Pendekatan kolaboratif berbasis bukti harus menjadi landasan dalam setiap implementasi program menuju target Indonesia Zero Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030," ujar Dr. Agus Handito dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, 3 Agustus 2026.

Kolaborasi yang terjalin dalam ASEAN Dengue Day 2026 menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Enesis Group dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat melalui edukasi berkelanjutan.

"Kami berharap Gerakan 3M+ tidak hanya menjadi jargon, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat. Sebagai perusahaan Indonesia yang juga hadir di sejumlah negara ASEAN, kami berharap semangat Gerakan Bebas Dengue yang dimulai dari Indonesia dapat menginspirasi lahirnya inisiatif serupa di negara-negara ASEAN lainnya," ujar Head of Human Resources, Services and Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara. 

Melalui penyelenggaraan ASEAN Dengue Day 2026, Enesis Group berharap budaya Gerakan 3M+ dapat semakin diterapkan oleh masyarakat sejak usia dini. 

Sebagai perusahaan Indonesia yang menghadirkan berbagai produk kesehatan dan personal care, Enesis Group akan terus menghadirkan program edukasi dan kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari kontribusinya dalam membangun masyarakat yang lebih sehat sekaligus mendukung terciptanya Indonesia sebagai pionir Gerakan Bebas Dengue di ASEAN.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya