Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Bahlil Temui Prabowo di Istana, Bahas Energi hingga Kelistrikan Nasional

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyambangi Istana Merdeka, Jakarta, Senin siang, 3 Agustus 2026.

Bahlil mengatakan, kehadirannya di Istana merupakan bagian dari agenda konsultasi rutin dengan Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan tugas Kementerian ESDM.

"Ya melaporkan kepada Bapak Presiden untuk melakukan konsultasi terhadap pekerjaan-pekerjaan rutin di ESDM," ujar Bahlil kepada awak media saat tiba di Istana.


Saat ditanya mengenai pokok pembahasan dalam pertemuan tersebut, Bahlil menyebut sektor energi dan kelistrikan menjadi salah satu topik utama yang dikonsultasikan bersama Presiden Prabowo.

"Menyangkut energi, ya menyangkut dengan listrik juga," kata Bahlil.

Selain membahas energi dan listrik, Bahlil juga memberikan penjelasan terkait penyesuaian harga BBM non-subsidi, termasuk perubahan harga Pertamax yang mengikuti dinamika pasar minyak dunia.

Menurut Bahlil, kondisi harga minyak dunia yang mengalami penurunan membuat badan usaha melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi. 

Namun, pergerakan harga ke depan masih bergantung pada situasi geopolitik global.

"Ya tergantung, ya tergantung kondisi geopolitik dunia. Tapi yang penting gini loh, yang penting adalah BBM subsidi itu tidak akan naik," tegas Bahlil.

Dia menambahkan, pemerintah tetap memastikan BBM subsidi tidak akan dinaikkan karena mayoritas konsumsi BBM masyarakat masih berasal dari sektor yang mendapat dukungan pemerintah. 

"Karena total pemakaian BBM 80 persen itu subsidi, yang non-subsidi itu 20 persen, itu kan bagi yang mampu, bagi saudara-saudara kita yang mampu gitu loh. Tapi kalau yang 80 persen itu tetap menjadi bagian yang ditanggung oleh pemerintah, yaitu subsidi," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya