Berita

Panitia Musyawarah Besar (Mubes) V Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK 1957). (Foto: Istimewa)

Politik

Tak Sekadar Acara Formal, Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 12:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Musyawarah Besar (Mubes) V Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK 1957) yang akan berlangsung pada 8-10 Agustus 2026 di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, akan dikemas dengan konsep berbeda.

Selain agenda formal organisasi, panitia juga menyiapkan rangkaian kegiatan informal yang melibatkan peserta untuk mengenal budaya dan kearifan lokal Jawa Tengah.

Ketua Organizing Committee (OC) Mubes V BMK 1957, Mahardika Soemantri mengatakan, persiapan pelaksanaan Mubes saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.


“Acara ini kami kemas meriah dengan memadukan konsep Mubes secara formal dan informal. Akan ada city tour untuk memberikan pemahaman tentang local wisdom kepada peserta yang hadir,” ujar Mahardika dalam keterangan tertulis, Senin 3 Agustus 2026.

Menurut Mahardika, konsep tersebut sengaja dirancang agar Mubes V tidak hanya menjadi forum formal organisasi, tetapi juga memberikan pengalaman dan ruang interaksi antarkader dari berbagai daerah.

Dalam rangkaian city tour tersebut, panitia juga akan melibatkan pelaku UMKM di Semarang dan Jawa Tengah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya panitia agar pelaksanaan Mubes turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Kami juga akan melibatkan UMKM yang ada di Semarang, Jawa Tengah. Jadi kehadiran peserta Mubes diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal,” jelasnya.

Mahardika menegaskan, konsep Mubes V BMK 1957 dirancang dengan tetap menjaga substansi dan esensi organisasi.

Menurutnya, perpaduan antara agenda formal dan informal justru dapat memperkuat interaksi serta membangun kedekatan antarkader yang datang dari berbagai provinsi.

“Mubes BMK 1957 tidak hanya ruang formal, tetapi juga ruang informal tanpa menghilangkan esensi organisasi,” pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya