Berita

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono. (Foto: Tangkapan layar YouTube)

Bisnis

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada Juli 2026 sebesar 2,88 persen secara tahunan (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Juni 2026 yang berada di level 3,34 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan, inflasi tahunan tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang naik dari 108,60 pada Juli 2025 menjadi 111,73 pada Juli 2026.

Di sisi lain, secara bulanan (mtm) Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,14 persen pada Juli 2026. Sementara secara tahun kalender (ytd) inflasi tercatat sebesar 1,65 persen.


Ateng menjelaskan, tekanan inflasi tahunan paling besar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencatat inflasi 2,97 persen dengan kontribusi sebesar 0,87 persen terhadap inflasi nasional.

"Komoditas dengan andil inflasi terbesar pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau terutama ikan segar, minyak goreng, beras, sigaret kretek mesin, daging ayam ras, cabai merah, daging sapi, dan sigaret kretek tangan,” kata Ateng dalam konferensi pers rilis data BPS pada Senin 3 Agustus 2026.

Selain itu, kelompok transportasi juga menjadi penyumbang utama inflasi dengan kenaikan sebesar 5,12 persen dan memberikan andil sebesar 0,62 persen.

BPS mencatat, inflasi pada kelompok transportasi dipicu oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara, mobil, pelumas atau oli mesin, serta sepeda motor.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya turut menjadi kontributor inflasi setelah mencatat kenaikan sebesar 9,04 persen dengan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,61 persen.

"Inflasi pada kelompok ini terutama terjadi pada komoditas emas dan perhiasan,” tandas Ateng.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya