Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Soroti Ketahanan Air dan Risiko Kebakaran
SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 12:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta didorong memperkuat langkah antisipatif menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada periode Juli hingga September 2026. 

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengatakan, meski pasokan air bersih Jakarta saat ini dilaporkan masih terkendali, namun kesiapsiagaan tetap harus ditingkatkan karena dampak kemarau mulai dirasakan di sejumlah wilayah sekitar Jakarta.

Fahira mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang telah menyiapkan koordinasi dengan BMKG untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) jika diperlukan, memastikan kesiapan PAM Jaya, serta menyiagakan perangkat daerah terkait. 


Namun, menurutnya, puncak kemarau harus dihadapi dengan kerja yang lebih terukur, cepat, dan melibatkan warga.

"Puncak musim kemarau harus diantisipasi sejak dini. Jangan menunggu terjadi gangguan pasokan air bersih atau meningkatnya risiko kebakaran baru bergerak," kata Fahira, dikutip Senin 3 Agustus 2026. 

Senator Jakarta ini menyampaikan enam langkah yang perlu dilakukan Pemprov DKI Jakarta menghadapi puncak musim kemarau.

Pertama, memperkuat sistem pemantauan dan peringatan dini berbasis wilayah. Kedua, memastikan cadangan air baku, reservoir, dan distribusi air bersih siap bergerak. Ketiga, menyiapkan perlindungan khusus bagi kelompok rentan.

Keempat, menyiapkan OMC secara situasional dan memperkuat koordinasi kawasan aglomerasi. Kelima, memperkuat pencegahan kebakaran dan pengawasan kualitas udara. Keenam, menggerakkan warga untuk hemat air dan menjaga lingkungan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya