Berita

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. (Foto: istimewa)

Politik

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 11:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, menyiapkan skema pembelajaran dalam jaringan (daring) selama pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Langkah tersebut diambil untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan di tengah padatnya rangkaian agenda muktamar.

Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, mengatakan, mulai 20 Agustus 2026 sebagian santri akan dipulangkan dan akan mengikuti pembelajaran secara daring.

“Kebijakan yang diambil ini agar tidak menggangu proses belajar karena setiap lembaga pendidikan punya kalender akademik yang telah ditetapkan. Sehingga harus tetap berjalan ditengah persiapan pesantren sebagai tuan rumah muktamar,” kata Gus Rozaq, dikutip Senin, 3 Agustus 2026.
 

 
Sebagian santri lainnya akan tetap berada di lingkungan pesantren untuk dilibatkan menjadi relawan demi membantu menyukseskan Mukmatar mendatang. Santri yang bertugas ini akan dilibatkan dalam berbagai hal, seperti layanan operasional, membantu pelayanan peserta, mengatur lokasi kegiatan, hingga mendukung kelancaran aktivitas panitia di sejumlah titik. 

“Keterlibatan santri menjadi bagian penting dalam menyukseskan forum permusyawaratan tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut. Selain memperoleh pengalaman berorganisasi dan melayani tamu yang akan memadati kawasan Tambakberas, para santri tetap dapat menjalankan kewajiban akademik karena proses belajar tidak dihentikan,” jelasnya. 

Dengan adanya skema tersebut, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas berupaya menjaga keseimbangan antara kelangsungan proses pendidikan santri dan suksesnya penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya