Berita

Gedung Bank BCA di wilayah Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Aksi Borong Asing Topang BBCA, Saham Bertahan di 6.325

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 10:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengawali pekan pertama Agustus 2026 dengan pergerakan yang relatif stabil. 

Pada perdagangan Senin 3 Agustus 2026 pukul 10.18 WIB, saham BBCA berada di level 6.325, tidak berubah dibandingkan penutupan pekan sebelumnya.

Pantauan RMOL, pada sesi pagi, saham BBCA bergerak dalam rentang 6.275 hingga 6.325. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp121,08 miliar, dengan volume perdagangan sebanyak 19,21 juta saham.


Stabilnya pergerakan BBCA terjadi setelah saham tersebut mencatatkan penguatan pada perdagangan Jumat 31 Juli 2026. Saat itu, BBCA naik 0,81 persen ke level 6.325.

Penguatan tersebut turut didukung aksi beli investor asing. Sepanjang perdagangan Jumat, investor asing mencatatkan net buy BBCA sebesar Rp426,55 miliar. Sementara itu, sepanjang pekan lalu, total nilai transaksi saham BBCA mencapai Rp973,98 miliar dengan volume perdagangan 153,17 juta saham.

Arus dana asing tersebut menjadi salah satu faktor yang menopang pergerakan saham BBCA di tengah kondisi pasar yang masih dinamis. Dengan harga yang bertahan di level 6.325 pada awal pekan, pelaku pasar tampak masih mencermati peluang penguatan lanjutan sekaligus arah pergerakan pasar saham domestik.

Pada perdagangan Senin pagi, Indeks Harga Saham Indonesia (IHSG) berada di level 17.987,666.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya