Berita

Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: RMOLJatim)

Nusantara

AHY: Karapan Sapi Mengajarkan Kerja Keras dan Keberanian

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 04:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Nusantara sebagai identitas bangsa di tengah derasnya arus modernisasi.

Pesan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri gelaran Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi R.P. Moh. Noer, Kabupaten Bangkalan, Minggu, 2 Agustus 2026.

Ajang yang mempertemukan para pemilik sapi karapan terbaik se-Madura itu digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 25 tahun Partai Demokrat pada September 2026.


Di hadapan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan ribuan penonton yang memadati arena, AHY mengaku baru pertama kali menyaksikan langsung Karapan Sapi. Menurutnya, tradisi khas Pulau Madura tersebut memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan atraksi budaya yang telah mendunia.

"Kalau di Amerika ada rodeo, di Spanyol ada matador, maka di Madura ada Karapan Sapi. Ini adalah tradisi luar biasa milik Nusantara yang diwariskan leluhur dan harus terus kita jaga serta lestarikan bersama. Siapa lagi kalau bukan kita?" ujar AHY.

Ketua Umum Partai Demokrat itu menilai Karapan Sapi bukan sekadar perlombaan, melainkan representasi karakter masyarakat Madura yang sarat dengan nilai-nilai luhur.

Menurut AHY, tradisi tersebut mengajarkan semangat kerja keras, keberanian menghadapi tantangan, serta menjaga kehormatan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Madura.

"Di tengah persaingan dan kompetisi, kita harus tetap bersatu. Karapan Sapi ini mengajarkan tentang kerja keras, keberanian, dan kehormatan yang menjadi karakter masyarakat Madura di mana pun berada," tegasnya.

AHY juga menyoroti manfaat ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan Karapan Sapi. Menurutnya, agenda budaya seperti ini mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Karena itu, ia berharap tradisi Karapan Sapi terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai aset budaya sekaligus penggerak ekonomi daerah.

Gelaran Karapan Sapi Piala AHY turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan, pengurus Paguyuban Pemelihara Karapan Sapi se-Madura (Pakar Sakera), tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus Partai Demokrat dari tingkat DPP, DPD, hingga DPC.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya